DPRD Provinsi Jawa Tengah Bantu Pemkab Sukoharjo Alat Kesehatan

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng, Quatly Abdulkadir Alkatiri saat menyerahkan bantuan pada Sekda Sukoharjo Agus Santosa. (Foto: Wahyu Imam Ibadi)

SUKOHARJO (MERAPI) – DPRD Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan alat kesehatan terkait penyebaran virus corona untuk Pemkab Sukoharjo. Bantuan diberikan untuk membantu penanganan virus corona mengingat kasus di Sukoharjo sangat tinggi. Bentuk bantuan berupa baju coverall, masker bedah, masker KN95, handscoen, kacamata, faceshield dan nursecap.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng, Quatly Abdulkadir Alkatiri, Kamis (28/5) mengatakan, DPRD Provinsi Jawa Tengah melalui anggota di Daerah Pemilihan (Dapil) 7 datang menyalurkan bantuan terkait virus corona untuk Pemkab Sukoharjo. Bantuan diharapkan bisa didistribusikan kepada tenaga kesehatan baik di rumah sakit dan puskesmas untuk penanganan virus corona.

Bantuan alat kesehatan juga diberikan DPRD Provinsi Jawa Tengah melalui anggota di Dapil 7 ke sejumlah daerah lain di wilayah Solo Raya. Bantuan diberikan sebagai bentuk perhatian DPRD Provinsi Jawa Tengah dalam penanganan penyebaran virus corona yang sedang melanda sekarang.

Bantuan yang diberikan tersebut berupa, baju coverall untuk Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo sebanyak 200 buah, Puskesmas 240 buah, RSUD 180 buah, masker bedah untuk DKK Sukoharjo 100 buah, Puskesmas 1.200 buah, dan RSUD 800 buah, masker KN95 untuk DKK Sukoharjo 120 buah.

Bantuan lain juga diberikan DPRD Provinsi Jawa Tengah kepada DKK Sukoharjo dalam bentuk handscoen 300 buah, kacamata 36 buah, faceshield 72 buah dan nursecap 10 buah. Seluruh bantuan sudah diserahterimakan ke Pemkab Sukoharjo untuk selanjutnya bisa langsung digunakan.

“Bantuan alat kesehatan ini setidaknya bisa membantu dalam penanganan virus corona di Sukoharjo,” ujarnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Agus Santosa mengatakan, bantuan yang diberikan DPRD Provinsi Jawa Tengah membantu bagi Pemkab Sukoharjo dalam penanganan virus corona. Bantuan langsung didistribusikan ke DKK Sukoharjo dan RSUD Sukoharjo.

“Jumlah kasus positif virus corona di Sukoharjo masih tinggi sebanyak 69 orang. Karena itu penanganan harus dimaksimalkan dari semua pihak,” ujarnya.

Pemkab Sukoharjo ditegaskan Agus Santosa sudah melakukan langkah dalam penanganan virus corona baik terhadap orang positif maupun masyarakat terdampak. Salah satunya dengan menyediakan Rumah Sehat Covid-19 menggunakan Barak Dalmas milik Polres Sukoharjo di wilayah Kelurahan Mandan, Kecamatan Sukoharjo.

Rumah Sehat Covid-19 sudah digunakan untuk penanganan pasien positif virus corona tanpa gejala. Selain itu penanganan lain dilakukan terhadap masyarakat terdampak penyebaran virus corona dengan memberikan bantuan paket sembako.

“Masyarakat sudah mendapat bantuan paket sembako dan termasuk ribuan karyawan PT Tyfountex, Gumpang, Kartasura terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) dan status lain bermasalah yang demo juga mendapat bantuan paket sembako dari Pemkab Sukoharjo,” lanjutnya. (Mam)

Read previous post:
1 PDP di Temanggung Meninggal Dunia

TEMANGGUNG (MERAPI) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengkonvirmasi ada seorang pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dan telah dimakamkan

Close