CALON PEKERJA DIMINTA SMART : Loker Bermunculan Jelang New Normal

ilustrasi
ilustrasi

SLEMAN (MERAPI) – Lowongan Kerja (Loker) mulai banyak bermunculan di tengah lesunya ekonomi akibat pandemi Covid-19 terutama di Kabupaten Sleman. Mengantisipasi agar tidak terjadi unsur penipuan, para pencari kerja diminta smart dan berhati-hati.
Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Perlindungan Kerja, Disnakertrans DIY Ariyanto Wibowo, membenarkan maraknya loker yang bermunculan di tengah masa menuju New Normal. Padahal sebelum digulirkannya New Normal, banyak perusahaan yang mem-PHK karyawannya.

“Memang dalam hal ini harus (pekerja) berfikir bijak. Karena sebelumnya banyak karyawan perusahaan itu di PHK. Tapi saat New Normal sudah akan digulirkan, banyak loker yang bermunculan, nah disini kita harus bijak dalam menyikapinya,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (10/7).

Bowo juga tidak menampik jika lowongan tersebut tidak semuanya fiktif karena tidak semua perusahaan terdampak Covid-19. Dan juga terdapat beberapa perusahaan yang memang terdampak, namun tetap bisa bertahan lantaran pengelolaan manajemen perusahaan yang baik.

“Ya tidak semua perusahaan kan terdampak. Ada juga perusahaan yang memang terdampak tapi karena memang mereka sudah eksis, mereka bisa bertahan. Jangan sampai emosi lalu para pekerja langsung dengan tergesa-gesa memasukkan surat lamaran dan cv ke loker tersebut, apalagi sampai mengeluarkan uang,” jelasnya.

Beberapa loker yang ada juga tidak murni dari perusahaan alias merupakan agen penyalur tenaga kerja swasta. Bowo menegaskan, ada beberapa agen yang ternyata tidak memiliki ijin untuk membuka penyaluran tenaga kerja dan hanya memanfaatkan momen.
“Beberapa waktu lalu ada selebaran perekrutan besar-besaran tenaga kerja. Dan setelah diselidiki ternyata itu bukan dari perusahaan melainkan penyalur dan tidak berizin. Padahal penyalur itu harus ada izin dari dinas di Kabupaten atau Kota,” tegasnya.

Pihak Dinas Tenaga Kerja juga tidak bisa mencounter banyaknya iklan loker di media massa apalagi juga sudah ada grup-grup yang terbentuk. Untuk itu para pekerja disarankan untuk datang ke Dinas Tenaga Kerja di Kabupaten/Kota dan Provinsi untuk memastikan kebenaran loker tersebut.

“Di Disnaker Kabupaten, Kota dan Provinsi sebenarnya membuka layanan untuk konsultasi. Agar para pekerja tidak terjerumus. Di website Naker kita juga menyampaikan informasi loker yang sudah melalui verifikasi dan valid,” terangnya.
Para pekerja yang datang di kantor Disnaker Kabupaten, Kota dan Provinsi juga akan didampingi oleh pengantar kerja. Pengantar kerja inilah yang akan menghubungi perusahaan dan memberikan kiat-kiat apa saja yang harus dilakukan oleh pelamar kerja.
“Ya tentunya agar para pelamar kerja ini lebih mengenal dinas tenaga kerja dan tentang ketenagakerjaan. Nanti akan ada pendampingnya,” katanya.

Terpisah, Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Yogyakarta, Dani Eko Wiyono menegaskan jika pelamar kerja tidak boleh dikenakan biaya sepeserpun. Para pelamar diminta untuk berhati-hati agar tidak terkena penipuan dengan maraknya loker yang bermunculan.
“Hati-hati, harus selektif dan jangan sampai mengeluarkan uang. Logikanya pelamar kerja itu kan mencari kerja untuk mendapatkan uang, bukan malah menyerahkan uang,” tambahnya.

Para pelamar kerja, dilanjutkan Dani juga dapat memastikan valid tidaknya lowongan tersebut dengan beberapa cara. Salah satunya adalah mengecek kebenaran perusahaan tersebut melalui alamat email dan data perusahaan di laman pencarian google.
“Pastikan dulu emailnya, harusnya sama antara email perusahaan dengan email yang di lokernya. Kemudian cari data perusahaan di google ada tidak. Dan jangan sampai keluar uang,” tutupnya. (C-8)

Read previous post:
DITANGKAP USAI KEPERGOK NYURI MOTOR-Stres Ditinggal Istri, Nenggak 20 Bungkus Obat Batuk

Close