Musim Hujan Datang, Pakan Fermentasi Cegah Domba Kembung

PEMBERIAN pakan berkualitas termasuk kunci penting dalam menggeluti peternakan domba maupun kambing. Tak jarang, peternak kambing maupun domba berinovasi meracik pakan-pakan berkualitas yang bisa rutin diberikan pada ternak kambing maupun domba. Salah satunya mengolah pakan dengan cara difermentasi diyakini bisa mencegah kembung pada domba.

Warga Tambakrejo Tempel Sleman, Edi Sukoco termasuk yang berinovasi membuat pakan hasil fermentasi atau disebut pakan serat untuk domba-dombanya. Dengan trik ini diharapkan mampu mendukung pertumbuhan dan menjaga kesehatan domba. Bahan baku yang digunakan antara lain dengan mencampurkan rumput, kulit singkong, tumpi jagung dan dedaunan.

“Bahan-bahan ini setelah dicuci lalu digiling dulu, terus difermentasi dan digiling lagi. Ketika disimpan dalam drum dan tertutup dengan baik, bisa awet sekitar dua tahun,” kata Edi kepada Merapi, baru-baru ini.

Menurut Edi yang juga sudah bergabung di Perserikatan Peternak Kambing dan Domba Yogyakarta (PPKDY), pakan hasil fermentasi mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan satwa kambing dan domba. Pasalnya, produk pakan terdiri dari minimal empat macam bahan termasuk pakan berkualitas. Tak kalah penting, jenis pakan ini lebih aman, sebab bisa menghindarkan dari kembung maupun diare.

“Lain halnya jika memberikan langsung wujud hijauan segar, apalagi masih basah karena air hujan, sering memicu terkena penyakit,” jelas Edi.

Adapun jenis domba yang dipelihara, antara lain ada silangan merino- garut, dombos serta domba biasa (gembel). Saat Idul Adha stok domba di kandangnya selalu diperbanyak, sebab banyak warga mencari domba dijadikan hewan kurban. Sebelum memelihara domba, pernah juga memelihara ratusan kambing Jawa/bligon, namun dalam perjalannya mengalami kerugian. Akhirnya pernah konsultasi dengan ketua PPKDY, akhirnya disuruh memelihara domba saja dan pernah dititipi jenis domba garut.

“Meski saya sudah ada beberapa domba, bahkan dititipi 10 domba garut. Setelah beranak-pinak, anakannya dibagi. Alhamdulillah, usaha saya bisa berjalan lagi,” kenangya.

Selain itu, bapak dari dua anak ini biasa menerima pesanan masakan daging domba termasuk untuk aqiqoh. Meski istrinya menjadi guru SD, biasa juga meluangkan waktu membantu memelihara domba serta memasak ketika ada pesanan olahan daging domba. Mayoritas daging yang diolah hasil ternakan di kandangnya sendiri.

“Kalau ada teman peternak domba maupun kambing memesan pakan buatan saya, biasa juga saya layani,” tambahnya. (Yan)

Read previous post:
I Gede Sukadana Akui Pembicaraan dengan PSS

SLEMAN (HARIAN MERAPI) - PSS Sleman kemungkinan besar bakal mendapatkan tanda tangan gelandang Kalteng Putra, I Gede Sukadana untuk musim

Close