Empuk dan Lezat, Bebek Bacem Direbus Minimal 2,5 Jam

BEBEK muda dengan umur kisaran dua bulan, mayoritas jantan sering dijadikan masakan jenis bebek goreng. Lain halnya dengan bebek sudah tua, misalnya umur sekitar dua tahun antara lain cocok dimasak menjadi bacem, rica-rica dan ingkung bebek.

Masakan bacem mempunyai ciri khas, antara lain ada cita rasa manisnya karena ditambah gula merah dan kecap. Gula dan perpaduan aneka bumbu selain menjadikan cita rasa lebih lezat juga menjadikan lebih awet daya simpannya. Tak kalah menarik, memiliki tekstur empuk sebab perebusan bebek dengan bumbu-bumbu waktunya kisara 1,5 jam. Lalu setelah ditambah santan kelapa masih direbus atau dimasak lagi sekitar satu jam, sehingga waktu untuk perebusan, minimal sekitar 2,5 jam.

Hal ini dijelaskan pembuat bebek bacem di Nglengis Kulon Tempel Sleman, Samirah kepada Merapi, pekan kemarin. Artinya juga meski umur bebek sudah tua, tetap bisa lezat ketika diolah menjadi beberapa jenis masakan.

“Mengolah bebek tua, apkir atau sudah tak produktif bertelur sudah dilakukan nenek-moyang kami di Nglengis sini. Saat ini para penerusnya rata-rata generasi empat dan tiga. Hasil olahan bebek bacem, antara lain dibawa ke pasar-pasar,” jelas Samirah yang biasa menjual di Pasar Ngino dan Gendol saat hari pasaran di kedua pasar tersebut.

Ibu dari dua anak ini mengungkapkan, setiap hari rata-rata menyembelih 10 sampai 15 ekor bebek. Ketika ada pesanan seperti bebek ingkung, rica-rica maupun bacem bisa menjadi lebih banyak lagi. Sering juga ada pesanan rica-rica enthog dan di rumahnya sudah memelihara satwa ini, sebab biasa ada ampas kelapa. Ampas ini termasuk jenis pakan yang disenangi enthog dan ditambah dengan bekatul.

“Kalau bahan bebek apkirnya, saya sudah ada yang rutin menyetori masih hidup. Waktu sore hari biasa disembelih dan dibersihkan bulu-bulunya. Lalu dipotong-potong dan dimasak. Lain halnya kalau wujud ingkung, tak perlu dipotong-potong,” urainya.

Adapun harga ingkung bebek ditambah jeroannya seperti hati dan rempela serta kuah, saat ini antara Rp 120.000 sampai Rp 150.000 perekor. Perbedaan harga juga dipengaruhi besar kecilnya bebek maupun harga bebek saat masih hidup. Sebab pada waktu-waktu tertentu, seperti mendekati Idul Fitri harga bebek bisa naik. Namun harga rata-rata saat ini kisaran Rp 60.000 perekor masih hidup.

“Ciri khas penting lain saat memasak bebek bacem di kawasan sini, yaitu masih mempertahankan menggunakan kayu bakar. Banyak yang meyakini, masakan dengan kayu bakar cita rasanya lebih enak,” ungkap Samirah.(Yan)

Read previous post:
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA MENATAP 2020-Volume Transaksi Tembus Rekor 1,5 Juta Lot Tahun 2019

JAKARTA (HARIAN MERAPI) - PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) mencatat pencapaian kinerja positif sepanjang tahun 2019. Perusahaaan pialang berjangka terbesar

Close