Tebus Rp 500 Ribu, Bisa Bawa Pulang Cemani Berlidah Abu-abu

SEBAGIAN jenis ayam mempunyai aneka keistimewaan atau keunggulan tersendiri. Bukan hal aneh, jika masyarakat terlebih penggemar satwa ayam berusaha bisa memelihara maupun menangkarkannya. Satu di antaranya jenis ayam cemani yang mempunyai warna hitam di sekujur badannya mulai dari ekor sampai paruh.

Hanya saja yang paling banyak dipelihara dan ditangkarkan, bagian lidah ayam cemani berwarna abu-abu. Sedangkan lidahnya yang berwarna hitam legam sangat langka ditemukan. Pembudidaya ayam cemani asal Cokrobedog Sidoarum Sleman, Riskan Ali Anto pun menangkarkan cemani dengan lidah warna abu-abu. Harga di pasaran lebih terjangkau dibanding yang lidahnya berwarna hitam legam.

“Cemani lidah abu-abu yang jantan dan sudah berkokok harga kisaran Rp 500.000 perekor. Sedangkan yang berlidah warna hitam bisa di atas Rp 1,5 juta perekor,” ungkap Riskan kepada Merapi, baru-baru ini.

Menurutnya, babon cemani setiap tahap bertelur antara 12 sampai 14 butir. Lalu sama halnya dengan ayam kampung biasa, telur akan dierami sekitar 21 hari agar bisa menetas. Di tempatnya rata-rata yang bisa menetas antara empat sampai tujuh telur. Sampai saat ini pun masih menerapkan pengeraman alami oleh induknya atau tak menggunakan mesin tetas. Apalagi setiap harinya banyak bekerja sebagai sopir tempat usaha jual-beli plastik, sehingga belum tentu bisa rutin membolak-balik telur di mesin tetas.

“Ketika telur sudah menetas, anak-anak atau kuthuk ayam cemani segera saya ambil untuk ditempatkan di kandang tersendiri yang dilengkapi lampu penghangat. Rata-rata setelah umur dua sampai tiga bulan, baru saya ambil dari kandang berlampu dan ditempatkan di kandang pembesaran,” paparnya.

Meski tak begitu rumit dalam merawat ayam-ayam cemani, lanjutnya, peluang terkena penyakit tetap ada. Apalagi saat musim penghujan dan tanah banyak lembab. Ketika ada yang sakit segera diberi obat buatan pabrik, bahkan dapat juga diberi herbal yang telah diiris kecil-kecil antara lain wujud kunyit, kencur, jahe dan lempuyang. Pemberian obat seperti ini dapat dua kali dalam sehari.

Sementara itu pelaku jual-beli ayam asal Nogotirto Sleman, Amin P menambahkan, sampai saat ini ayam cemani dengan lidah warna abu-abu paling sering ditemukan. Harganya bisa kisaran lebih murah sekitar sepertiga sampai seperlimanya dibanding yang lidah berwarna hitam legam. Diperkirakan juga di Yogya belum ada yang beternak cemani yang berlidah hitam.

“Saya pernah menjumpai cemani berlidah hitam, tapi bukan hasil penangkaran peternak di Yogya,” urainya.

Daging ayam cemani diyakini mempunyai cita rasa mirip dengan ayam kampung umumnya. Bagian daging yang keabu-abuan malah menjadi ciri khas tersendiri. Jika bisa banyak ditangkarkan, bahkan bisa dijadikan masakan andalan di suatu lokasi kuliner, diharapkan banyak yang senang, mempunyai banyak kandungan nutrisi serta berkhasiat mendukung kesehatan badan. (Yan)


MERAPI-SULISTYANTO
Riskan dan ayam cemani jantan yang mempunyai lidah warna abu-abu.

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Uang Rp 178 Juta Hasil Nipu untuk Main Judi

DEPOK (MERAPI)- Seorang penipu ulung, DH (41) warga Kalasan, Sleman akhirnya berhasil dibekuk aparat Polda DIY. Dengan mencatut nama bos

Close