Kian Alami dengan Akuarium Berisi Guppy

Akuarium untuk memelihara guppy dilengkapi aerator. (MERAPI-SULISTYANTO)

GUPPY termasuk jenis ikan hias ukuran kecil-kecil. Meski demikian tetap memiliki penggemar tersendiri, bahkan sering juga digelar kontes guppy di berbagai daerah. Tak jarang penggemar guppy menempatkan jenis ikan hias menggunakan akuarium, lalu ditempatkan di kompleks rumah.

“Selain memiliki keindahan corak warna, tampilan guppy indah dipandang. Ditempatkan dalam akuarium lalu diberi aerator, suara gemericik airnya dapat menambah suasana rumah kian alami,” ungkap salah satu penggemar guppy, Wangdi Wusono kepada Merapi, baru-baru ini.

Wangdi yang tinggal di kawasan Nogotirto Gamping Sleman menambahkan, akuarium untuk memelihara ikan guppy dapat juga diberi beberapa jenis tanaman air. Dengan trik ini diharapkan, ikan bisa merasa semakin nyaman. Tak ketinggalan, tanaman air dapat menambah pasokan oksigen dan tampilan unik beberapa jenis tanaman air enak dipandang. Apalagi mampu memberi nuansa hijau suasana akuarium.

“Agar kesehatan ikan lebih terjaga, di dalam akuarium penting ditambah piranti aerator, sehingga akan mampu memunculkan gelembung-gelembung udara,” urainya.

Selain aerator masih perlu ditambah juga dengan piranti mesin filter. Manfaat filter antara lain untuk menjaga kebersihan serta sirkulasi air. Namun ada juga sejumlah ikan hias ukuran kecil seperti guppy dan cupang bisa hidup dengan baik dan sehat di air tenang tanpa perlu aerator. Bahkan sah-sah saja jika ingin ditempatkan pada wadah tertentu, toples maupun m botol-botol warna bening .

“Guppy di tempat saya, awalnya ditempatkan di akuarium saja. Karena ada pejantan dan betina bisa beranak-pinak, sebagian sudah saya tempatkan di bak kolam,” jelas Wangdi yang juga pemilik bengkel rekayasa Wangdi.

Bahkan dalam waktu dekat, pihaknya akan memelihara ikan gabus yang juga dikenal memiliki keunikan tersendiri. Panenan ikan ini juga diyakini kaya nilai gizi dan omega tiga cukup tinggi pula. Jika memelihara ikan gabus ukuran 3-5 cm, ketika dibesarkan sampai menjadi siap konsumsi rata-rata butuh waktu sekitar enam bulan. Satu kilogramnya biasa berisi enam sampai delapan ekor ikan gabus.

Sementara itu menurut pelaku jual-beli ikan hias di kawasan Jalan Godean Sleman, Haryanto, ikan guppy termasuk cukup tinggi peminatnya. Pihaknya biasa mendapat setoran dari pembudidaya asal Bantul maupun Tulungagung. Ketika ditempatkan dalam akuarium akan lebih sehat dan aktif bergerak jika diberi aerator yang bisa memunculkan gelembung-gelembung udara.

“Jika dalam satu akuarium ada jenis betina dan jantan, biasanya mudah bertambah jumlahnya karena mudah kawin serta beranak-pinak. Jenis pakannya bisa wujud pelet kualitas bagus, bisa juga cacing sutera ataupun cacing beku,” imbuh Haryanto. (Yan)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Danone AQUA Dukung Program Penelitian Sampah di Sungai

JAKARTA (MERAPI)- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar bersama Duta

Close