Desa Wisata Flory Kian Mantap Dikunjungi

Sri Purnomo, Santoso Rohmad dan sejumlah tamu undangan di kawasan Dewi Flory. (MERAPI-SULISTYANTO)

DESA wisata (Dewi) Flory baru dirintis sekitar dua tahun lalu. Meski masih ‘balita,’ namun perkembangannya cukup pesat, sarana dan prasarananya pun kian komplit. Berbagai pihak turut memberi andil, satu di antaranya dengan adanya program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Bank BPD DIY.

Penyerahan CSR Dewi Flory dilaksanakan di kawasan Dewi Flory Direktur Utama PT Bank BPD DIY, Drs Santoso Rohmad MM kepada Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSi dan diteruskan ke Ketua Pokdarwis Dewi Flory Mujiyono di kawasan dewi setempat, Rabu (13/3). Setelah prosesi penyerahan CSR, segenap tamu undangan berkeliling di kawasan Flory termasuk menikmati aneka masakan/minuman di Kopi Keceh di pinggir timur Dewi Flory.

“Munculnya destinasi-destinasi wisata baru di Sleman termasuk bukti bahwa Sleman bersifat dinamis. Berdekatan dengan Dewi Flory ada pula Puri Mataram yang juga ada kulinernya. Semoga bisa saling melengkapi serta menjadikan lama tinggal wisatawan, misalnya pagi di Dewi Flory dan siang atau sorenya di Puri Mataram,” tutur Sri Purnomo.

Ditambahkan, pengelola destinasi wisata penting untuk menjaga kebersihan sehingga setiap pengunjung akan merasa semakin nyaman. Ada baiknya juga kegiatan-kegiatan yang ada dilaporkan ke Dinas Pariwisata agar dapat dimasukkan dalam kalender even. Suatu hal menggembirakan juga CSR BPD DIY berkenan memberikan bantuan ke Dewi Flory, sehingga desa wisata setempat bisa lebih maju, berkembang dan meningkat menjadi lebih baik.

Sementara itu Santoso Rohmad dalam sambutannya menjelaskan, penyaluran dana hibah CSR BPD DIY untuk Dewi Flory diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata, ujungnya meningkatnya kunjungan wisatawan, baik domestik maupun asing. Pasalnya infrakstruktur yang ada sudah lengkap dan mumpuni.

“Perbaikan sarana dan prasarana terhadap Dewi Flory ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar, hal tersebut tentu saja menjadi satu komitmen nyata serta tanggung jawab BPD DIY untuk bersinergi dengan sektor pariwisata di Kabupaten Sleman,” urai Santoso Rohmad.

Menurutnya, dana hibah CSR untuk pengembangan Dewi Flory diberikan melalui Pokdarwis setempat, antara lain digunakan untuk perbaikan sarana dan prasarana. Total kebutuhan dana Rp 322.353.500, dari total kebutuhan ini senilai Rp 250.000.000 bersumber dari dana CSR BPD DIY dan senilai Rp 72.353.500 dari swadaya masyarakat Dewi Flory.

Sedangkan Mujiyono menjelaskan, Dewi Flory yang sudah berumur sekitar dua tahun semakin banyak dikenal masyarakat luas. Di kawasan ini ada dua lokasi kuliner, yakni Bali nDeso serta Kopi Keceh. Tak jauh dari keduanya ada juga kuliner Iwak Kalen serta Puri Mataram. Aneka pendukung Dewi Flory lainnya, seperti lokasi outbond, jembatan goyang, spot selfie, hutan mini, pusat jajanan makanan/kerajinan serta bangunan limasan yang dapat digunakan untuk menggelar pertemuan-pertemuan maupun syukuran pernikahan. (Yan)


Pin It on Pinterest

Read previous post:
PNPM Mandiri Pedesaan Program Unggulan Penanggulangan Kemiskinan Sukoharjo

SUKOHARJO (MERAPI) - Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan masih menjadi program unggulan untuk penanggulangan kemiskinan berkelanjutan. Masyarakat sekarang

Close