Perburuan Bonsai Berkualitas Masih Gayeng

 Bonsai berkualitas dengan daun varigata bisa menjadi koleksi membanggakan. (MERAPI-SULISTYANTO)
Bonsai berkualitas dengan daun varigata bisa menjadi koleksi membanggakan. (MERAPI-SULISTYANTO)

BAGI hobiis tanaman bonsai, akan menjadi suatu kebanggaan tersendiri jika mempunyai bonsai-bonsai berkualitas. Tingkat kelangkaan, umur sudah tua dan komposisi tanaman menjadi alasan tersendiri untuk diburu dan dikoleksi.

Seperti halnya diungkap penggemar bonsai asal Minggir Sleman, Jarwo, bonsai-bonsai dengan kualitas bagus masih ‘gayeng’ atau ramai diburu. Tak jarang saat ada pameran bonsai, tanaman bonsai berkualitas akan banyak diincar dan jika harganya cocok akan dibeli. Penggemar bonsai pun rutin saling menyambangi ke pemilik-pemilik tanaman bonsai. Ketika ada yang cocok bisa dibeli, bahkan bisa barter ataupun tukar-tambah.

“Koleksi bonsai, selain ditanam di pot-pot bonsai dapat juga masih di tanam di tanah atau <I>ground<P>,” ungkap Jarwo, baru-baru ini. Penanaman model <I>ground<P> dirancang sedemikian rupa, sehingga sewaktu-waktu, mudah untuk dibongkar. Pasalnya, dengan ditanam di tanah pertumbuhan tanaman lebih cepat, seperti bagian akar, batang serta dahan. Meski demikian, bisa tetap sambil diprogram agar komposisi tanaman enak dipandang. Ia paling senang dengan tanaman bonsai jenis kimeng, antara lain mempunyai karakter bagus dan mudah hidup. Bahkan, perbanyakannya bisa dengan setek batang pun bisa cepat besar.

“Bonsai jenis varigata, di tempat saya hanya ada pohon waru,” imbuhnya.

Penggemar bonsai lainnya asal Nanggulan Kulonprogo, Yudi Wijaya menjelaskan, ia pun berusaha mempunyai koleksi bonsai-bonsai berkualitas, bahkan sebagian jenis varigata yang lumayan langka ditemukan, misalnya teh-tehan serta ulmus. Jenis pohon bonsai lainnya seperti serut, lada-lada, asam Jawa, sancang, jeruk kingkit, wahong dan cemara udang.

“Sebagian masih saya <I>ground<P> di pekarangan, agar sewaktu-waktu mudah <I>didongkel<P> dapat diberi karung ataupun lempengan cor semen di bagian bawah tanaman. Ukuran lempengan bisa 30 x 30 centimeter,” jelas Yudi.

Khusus yang bedaun varigata banyak diyakini termasuk suatu kelainan. Ketika umumnya berdaun warna hijau, namun jika varigata biasa ada perpaduan hijau dan putih ataupun putih kekuningan. Ketika aneka pohon varigata dibentuk menjadi tanaman bonsai akan mempunyai tampilan unik, bahkan harga bisa dibanderol lebih tinggi, sebab langka ditemukan.

Selain unik dan langka, bonsai berdaun varigata pun bisa tampil lebih cerah. Bahkan ketika malam hari, perpaduan tampilan daun-daun dengan batang maupun keseluruhan bagian tanaman bisa lebih menawan. Agar kesehatan ataupun kesuburan bonsai terjaga, soal penyiraman secara rutin tak bisa disepelekan. Pemupukan dapat dilakukan rata-rata enam bulan sekali dan paling ideal menggunakan pupuk organik berbahan kotoran serta urin kelinci. (Yan)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
MERAPI-SUKRO R Tersangka Sy digelandang ke Polsek Banguntapan setelah dibekuk di Boyolali, Minggu (11/2) dinihari.
SINDIKAT CURAT ASAL BOYOLALI DIBEKUK DI BANTUL-Bobol Bengkel, Sikat Puluhan Dinamo

BANTUL (MERAPI)-Sepak terjang Sy (30), anggota sindikat pencurian dengan pemberatan (curat) berakhir di tangan Tim Buser Polsek Banguntapan Bantul. Lelaki

Close