Film 'KKN di Desa Penari' versi panjang, banyak terjadi ketegangan dalam proses syuting

- Senin, 10 Oktober 2022 | 19:50 WIB
Aktris Adinda Thomas ditemui usai peluncuran trailer "KKN Di Desa Penari: Luwih Dowo, Luwih Medeni" di Jakarta, Senin (10/10/2022)  (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)
Aktris Adinda Thomas ditemui usai peluncuran trailer "KKN Di Desa Penari: Luwih Dowo, Luwih Medeni" di Jakarta, Senin (10/10/2022) (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)

 

HARIAN MERAPI - Film "KKN Di Desa Penari" versi panjang sudah selesai dilakukan. Ternyata banyak ketegangan dalam proses pembuatan film tersebut.

Sebagaimana dikemukakan Aktris Adinda Thomas. Dia mengaku tegang saat harus kembali syuting.

Adinda berperan sebagai Widya, seorang mahasiswa yang melakukan kuliah kerja nyata di sebuah desa terpencil.

Baca Juga: Film 'KKN di Desa Penari' akan hadir dalam versi yang lebih panjang, ini alasannya...

Sebagai seorang gadis Jawa, Adinda pun dituntut untuk memiliki logat dan bisa berbahasa Jawa. Hal ini yang membuatnya tegang sebab cara berbicaranya harus benar-benar sama dengan Widya saat dia syuting dua tahun lalu.

"Ketegangan-ketegangan itu hadir lagi, kalau fisik tinggal balikin lagi. Yang susah dialek harus balik lagi ke Jawa (logat Jawa), detailnya benar-benar dijagain untuk jadi Widya lagi," ujar Adinda saat peluncuran trailer film "KKN Di Desa Penari: Luwih Dowo, Luwih Medeni" di Jakarta, Senin (10/10/2022).

Selain bahasa, tantangan lain yang dihadapi Adinda adalah harus memotong rambutnya menjadi pendek lagi.

Baca Juga: Kasus pencabulan, Mas Bechi dituntut 16 tahun bui

Menurut Adinda, hal tersebut cukup berat lantaran dia sangat menyukai rambut panjang.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X