• Jumat, 27 Mei 2022

Anies Baswedan: Film Animasi 'Nussa' Karya Anak Bangsa yang Membanggakan

- Jumat, 29 Oktober 2021 | 07:21 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan istri, Fery Farhati, menonton film "Nussa" di Epicentrum XXI, Selasa (26/10/2021).  (HO/Visinema Pictures)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan istri, Fery Farhati, menonton film "Nussa" di Epicentrum XXI, Selasa (26/10/2021). (HO/Visinema Pictures)

JAKARTA, harianmerapi.com - Film animasi 'Nussa' yang digarap oleh Visinema dan The Little Giantz dipuji Gubernur Jakarta DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai karya anak bangsa yang membanggakan.

“Teknologinya yang dihasilkan canggih, dirasakan manfaatnya, dan 100 persen diproduksi oleh anak bangsa Indonesia," puji Anies usai menonton 'Nussa' dengan sang istri, Fery Farhati, di Epicentrum XXI, Selasa (26/10/2021), dikutip dari keterangan resmi, Jumat 29 Oktober 2021.

Selain berteknologi canggih, Anies juga memuji 'Nussa' sebagai film yang membanggakan.

Baca Juga: Terima Kasih pada Penggemar, Anneth Delliecia Gelar Konser Virtual 14 November 2021

“Film Nussa sungguh menghibur, ceritanya hangat. Film animasi yang digarap dengan serius, penuh passion, dan hasilnya kelas dunia. Benar-benar membanggakan!”

Film 'Nussa' digarap selama hampir tiga tahun, dikemas lewat cerita yang dekat dengan keluarga dan menggunakan teknologi animasi terkini.

“Kami berupaya dalam menghasilkan karya terbaik dengan mengembangkan teknologi animasi terkini, yang tentu lebih baik dari versi serialnya di YouTube. Salah satunya adalah penggunaan teknologi hair-system, di mana setiap rambut karakter film Nussa dibuat per helai demi mendapatkan detail visual yang tajam. Sebagai kreator, kami memberikan ikhtiar terbaik kami dalam membuat film ini dan berharap para penonton dapat ikut hanyut menikmati filmnya,” jelas sutradara Bony Wirasmono.

Baca Juga: Balada Tukang Sabung Ayam 2: Dijauhi Perempuan, Sulit Mencari Jodoh

Setelah dua pekan dirilis di bioskop, per 28 Oktober film animasi ini sudah ditonton leboh dari 150.000 penonton.

Film ini berkisah tentang seorang anak berusia 9 tahun bernama Nussa yang berpartisipasi dalam kompetisi sains di sekolahnya untuk membuat ayahnya bangga. Namun eksperimen roketnya gagal dan perhatian jatuh ke roket Jonni, anak baru di sekolah sekaligus rival lomba bagi Nussa.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X