Gelar Punakawan Buka Grebek Lawu Secara Virtual

Seniman tampil secara virtual di Gelar Punakawan. (Foto: Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI) – Gelar Punakawan mengawali rangkaian panggung Seniman Karanganyar (Sekar) dalam memeriahkan event tahunan Grebeg Lawu jelang HUT ke-103 Kabupaten Karanganyar. Para seniman beradu bakat di muka penonton secara virtual.

Ketua Sekar, Joko Dwi mengatakan Grebeg Lawu pada tahun ini tetap dilaksanakan meski dibatasi protokol kesehatan. Pandemi Covid-19 diharapkan tak memasung kreativitas para seniman.

“Grebeg Lawu selalu ditunggu para seniman. Mereka banyak yang diorder tampil. Sedangkan pada tahun ini, Pandemi Covid-19 telah banyak memasung kreativitasnya. Beruntung kita tetap diorder tampil di Grebeg Lawu meski secara virtual,” katanya di Studio Kendedes Desa Suruhkalang, Jaten, Minggu malam (13/9).

Untuk mengobati kekecewaan para seniman, Pemkab Karanganyar melombakan aksi para penampil. Panitia menilai penampil terbaik karakter semar, bagong, gareng dan petruk asal 17 kecamatan.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, Tarsa menyampaikan Grebeg Lawu merupakan agenda rutin yang biasanya dihelat di Tawangmangu. Namun karena kali ini sedang masa pandemi, maka digelar secara virtual.

“Sebenarnya kita punya ekspektasi menghadirkan seniman-seniman nasional maupun internasional agar menyemarakkan HUT Kabupaten Karanganyar. Namun sekarang patuhi saja protokol kesehatan. Gelaran secara virtual diharapkan tetap menyemarakkan kegiatan,” katanya.

Ia meyakini meski Gelar Punakawan secara virtual, juri akan melihat bibit unggul seniman dari Karanganyar.

“Siapa tau bisa membawa nama harum seniman karanganyar di kancah nasional maupun internasional,” jelasnya. (Lim)

Read previous post:
Penghuni Kos di Cemani Ditemukan Gantung Diri

SUKOHARJO (MERAPI) - PW (49) ditemukan gantung diri disebuah kamar kos di wilayah Dukuh Gambiran, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Senin

Close