LSBO PWM DIY Peduli Seniman dan Wartawan Terdampak Covid 19

Akhir Lusono menyerahkan bingkisan paket sembako Baksoster LSBO PWM DIY di rumah salah seorang wartawan peliput seni dan budaya. (merapi/teguh)
Akhir Lusono menyerahkan bingkisan paket sembako Baksoster LSBO PWM DIY di rumah salah seorang wartawan peliput seni dan budaya. (merapi/teguh)

LEMBAGA Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, dalam mensikapi dampak bawaan dari wabah Pandemi Covid 19 melakukan BaKti Sosial Terbatas (Baksoster) bagi seniman dan jurnalis peliput seni dan budaya di DIY. Sebagai mana diungkap Ketua LSBO PWM DIY Akhir Lusono S.Sn.,MM kepada Merapi, Selasa (28/4) di Cebongan Cungkuk, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Baksoster kali ini merupakan kedua kalinya.

“Ini baksos terbatas yang kedua kalinya bagi pekerja seni dan seniman juga kali ini menyisir teman-teman wartawan yang biasa meliput kegiatan seni budaya,” tutur Akhir di tengah kesibukan mendelegasikan tugas sejumlah paket sembako untuk diantar ke para penerima.

Lebih lanjut menurut selama ini wartawan banyak membantu terkait dengan publikasi serta menyebarkan informasi berbagai kegiatan kesenian dan budaya di Yogyakarta. Adanya wabah Covid 19 nyaris tidak ada kegiatan seni dan budaya di kota Yogyakarta. Sehingga pihaknya tergugah untuk membantu meringankan dengan kegiatan baksos terbatas ini.

“Saya kira ini belum dapat menyisir seluruh wartawan di berbagai media yang ada di Yogyakarta, semua karena keterbatasan kemampuan kita dalam penggalangan dana untuk itu. Namun dengan kegiatan ini setidaknya dapat memberi manfaatan serta adanya keberpihakan kami kepada teman-teman wartawan peliput seni dan budaya,” tuturnya.

Dijelaskan Akhir, bagi penerima bingkisan paket sembako berupa beras, minyak goreng, telur dan mie instan ini selain ada yang mengambil bingkisan ke rumahnya yang digunakan sebagai pos pelayanan, setelah dihubungi melalui pesan WA. Ada juga yang diantar langsung ke rumah kediaman para wartawan. Dia mengakui kalau aksi baksos ini masih jauh dari sempurna, namun dengan kegiatan ini merupakan bentuk silaturahim serta menjalin komunikasi dengan awak media di masa sulit dampak Covid 19.

Tidak kurang sekitar 200 paket sembako didistribusikan ke berbagai daerah di DIY oleh sejumlah relawan. Bagi wartawan yang rumahnya tidak terjangkau dalam pengiriman, menurut Akhir akan di droping ke kantor media mereka. “Ada yang kami kenal orangnya tapi tidak ada kontaknya dan hanya tahu medianya, nanti kita droping ke media itu,” pungkas Akhir Lusono. (C3)

Read previous post:
Cegah Alih Fungsi Lahan, Salah Satu Cara Hindari Krisis Pangan

Close