BUKTU Luncurkan Album Perdana ‘Mengeja Gejala Menjaga Dendam’

Album Buktu jadi andalan. Foto: Merapi-Swadesta Aria Wasesa
Album Buktu jadi andalan. Foto: Merapi-Swadesta Aria Wasesa

BUKTU akhirnya meluncurkan album perdana mereka beberapa waktu lalu. Berjudul “Mengeja Gejala Menjaga Dendam” album perdana itu berisi 13 track yang semuanya diciptakan unit Post-Rock yang dimotori Bodhi IA (Narator, Synthesizer), Aryo (Gitar, Vokal, Synthesizer), Zaen Dahero (gitar, vokal), Adhie Bona (Bass), dan Yusak Nugroho (Drum) ini.

“Album ini direkam di Satrio Piningit Studio. Sedangkan yang mixing-mastering ada Mas Sasi Kirono dan diproduseri Mas Aris Firmansyah. Kami banyak berkolaborasi dengan banyak orang dalam pembuatan album ini,’ beber Yusak Nugroho kepada Merapi.

Dalam pembuatan album yang bakal mengantar pendengar menuju sensasi yang belum pernah dirasa sebelumnya, Buktu menggandeng Flyingpants.Lab untuk mengilustrasi sampul dan mendesain album. Ada zine dalam album yang ddi-editori Ruang Gulma Collective yang diantarkan dengan santat baik oleh tulisan Enesto Setiawan. Hadir juga ilustrator yang menyumbangkan karyanya dalam album Buktu.

Mereka adalah Anzi Matta, Bara Widarga, Kanosena, Dede Cipon, Nadia Diandra, Antino Restu Aji, Fatoni Makturodi, Anggi Wismandaru, thegoodtheweird, Dian Suci Rahmawati, Sekar Bestari, Doni Y.H.Singkadirama, dan Robertosaurus. Album ini sangat komplit dengan adanya karya baik dari kawan-kawan kolabolator itu. Band yang selalu menampilkan aksi panggung gila dan selalu berbeda ini mampu menuangkan keliaran ke dalam media rekam dengan sangat baik. Simak saja track Gejala, Bebal, Meracau, Angkara, Riuh, atau Huriya yang gampang disesap di kepala.

Sebelum merilis album, mereka terlebih dulu menggelar tur nekad ke Bali. Musik mereka pun langsung diterima oleh para pendengar musik di Bali yang nyaris lepas kendali ketika menyaksikan aksi panggung mereka. “Di Bali kami bawakan beberapa lagu yang ada dalam album ini. Responnya gila. Kami harap album ini juga bisa menjawab keinginan mereka yang menantikan album perdana Buktu sejak lama,” tambah Yusak. (Des)

Read previous post:
Aksi teatrikal dari musikalisasi puisi Teater JAB UAD. Foto: MERAPI-Muclis Choirul Anwar
TEATER JAB UAD – Sukses Pentaskan ‘Nyanyian Kebangkitan’

TEATER Jaringan Anak Bahasa (JAB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pentaskan musikalisasi puisi berjudul Nyanyian Kebangkitan di Concert Hall Taman Budaya

Close