Hoax Soal Corona Berakhir di Kantor Polisi

SEMARANG (MERAPI) – Gara gara lewat medsos menyebarkan kabar bohong alias hoax tentang Corona, seorang ibu setengah baya berurusan dengan aparat Polrestabes Semarang. Sebelumnya Ny Evi (39) mengumbar lewat grup WA tentang warga terjangkit virus Corona.”Ny Evi tanpa bukti lewat WA menyebar kabar warga suspect Covid-19. Akibatnya warga resah,” ungkap Kasat Binmas Polrestabes Semarang AKBP Maulud kepada wartawan, Rabu(8/4).

Ny Evi pada malam akhir Maret lalu melihat jalan Lamongan Barat RT 07 dan RT 05 RW 05, Sampangan, Gajahmungkur, tidak jauh dari rumahnya diportal. Ny Evi penasaran lalu mencari tahu kepada rekannya. Ada di antara orang yang ditanya, memang menyinggung tentang Corona. Namun, Ny Evi yang tidak mengetahui kepastian tentang ditutupnya jalan, nampaknya membuat kesimpulan sendiri ada warga yang suspect Covid-19. Bahkan, ia dengan cepat menulis disebarkan lewat grub WA warga dan teman. Yang inti isinya berbunyi:: “Malam teman2…. Malam ini pukul 20.00 Jalan Lamongan Barat resmi di Lockdown oleh aparat setempat dikarenakan ada warga suspect Covid-19. Bagi yg tidak berkepentingan di wilayah Sampangan diharap tidak perlu datang berkunjung. Stay at home… Stay healthy….Stay strong!”.

Berita hoax yang disebar Ny Evi berdampak luas. Dibantara warga resah. Bahkan, berita itu sampai ke Polsek Gajahmungkur dan Polrestabes Semarang. Petugas Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polrestabes Semararang tidak tinggal diam menindaklanjuti.

Ny Evi pun meminta maaf kepada semua pihak dan para tetangga serta berjanji tidak akan mengulangi lagi. Walau kasus itu sampai di kantor polisi, Ny Evi yang proaktif masih beruntung karena tidak ditahan. Pihak kepolisian hanya membina dan mewajibkan orang bersangkutan untuk wajib lapor. (Sky)

Read previous post:
Arief Dwi Sulistya saat memberi keterangan pers. (Foto: Alwi Alaydrus).
Satu Pasien PDP Rembang Meninggal Dunia

REMBANG (MERAPI) - Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di RSUD dr R Soetrasno Rembang, meninggal dunia, Rabu (8/4)

Close