Ditemukan Hati Sapi Terinfeksi Cacing Pita

MERAPI-GUNARWAN Petugas melakukan pengawasan terhadap perdagangan bahan pangan hewan.
MERAPI-GUNARWAN
Petugas melakukan pengawasan terhadap perdagangan bahan pangan hewan.

PURWOREJO (MERAPI) – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, petugas yang tergabung dalam tim pengawasan bahan pangan asal hewan Kabupaten Purworejo, menemukan hati sapi yang terinfeksi cacing pita dijual di pasaran. Barang itu langsung disita untuk dimusnakan.

“Barang yang kita temukan langsung disita untuk dimusnahkan karena berbahaya,” kata Kepala Dinas Pertanian Peternakan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Purworejo Wasit Diono SSos, Jumat (22/5).

Tim yang dipimpin dari DPPKP ini menggelar pengawasan di 20 pasar di Purworejo, dalam rangka pembinaan dan pengawasan bahan pangan asal hewan. Kegiatan ini digelar dalam rangka menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Selain di pasar kita juga melakukan pengawasan di rumah pemotongan hewan (RPH) yang tersebar di Purworejo,” jelas Wasit Diono.

Dari hasil pembinaan ini ditemukan hati sapi yang terinfeksi cacing pita di Pasar Suronegaran sekitar 2,6 kg dan di Pasar Baledono 0,5 kg.

Sementara itu data pemotongan dan peredaran daging sapi setiap hari di pasar di Purworejo diantaranya dari RPH Baledono 3 ekor (sekitar 850 kg), RPH Kutoarjo 1 ekor (sekitar 350 kg), pemotongan mandiri di Kecamatan Bener 2 ekor ( sekitar 450 kg), daging dari Boyolali 71 kg, serta daging dari Magelang 1.080 kg. “Estimasi daging ayam di Pasar Suronegaran 4 ton, Pasar Kutoarjo 3 ton, Pasar Baledono dan Pasar Kecamatan Grabag masing-masing 0,5 ton,” jelasnya.

Dikatakan, kegiatan ini bertujuan melindungi masyarakat konsumen. “Supaya bahan pangan asal hewan yang beredar di pasaran memenuhi aspek aman, sehat, utuh dan halal,” tambahnya seraya menjelaskan, bahwa kegiatan ini melibatkan

Polres, DinKUKMP, Satpol PP, Bagian Hukum, PPNS dan pengawas mutu hasil pertanian. (Gnr)

 

Read previous post:
Istri Bisa Cerai, Anak Tidak

SETELAH mengambil nafas sejenak, Berjo pun menceritakan tentang istri dan anaknya. Ia menuturkan perjalanan hidupnya secara runtun, agar orang tuanya

Close