• Kamis, 9 Desember 2021

Penyidik KPK Datangi Pabrik Pengolahan Aspal di Purbalingga, Terkait Kasus Banjarnegara?

- Rabu, 11 Agustus 2021 | 16:01 WIB
Salah seorang penyidik KPK saat melakukan pemeriksaan di sebuah pabrik pengolahan aspal yang berlokasi di Desa Penaruban, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Rabu (11/8/2021). (ANTARA/Sumarwoto)
Salah seorang penyidik KPK saat melakukan pemeriksaan di sebuah pabrik pengolahan aspal yang berlokasi di Desa Penaruban, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Rabu (11/8/2021). (ANTARA/Sumarwoto)

PURBALINGGA, harianmerapi.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi sebuah pabrik pengolahan aspal di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Kedatangan petugas anti rasuah tersebut diduga berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Banjarnegara tahun 2017-2018 serta penerimaan gratifikasi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, tim penyidik KPK tiba di pabrik yang berlokasi di Desa Penaruban, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Rabu (11/8/2021), pukul 10.00 WIB. Mereka datang dengan menggunakan empat minibus.

Sementara dari pantauan, tim penyidik KPK terlihat memeriksa dokumen dan komputer di ruang administrasi pabrik pengolahan aspal itu. Selama pemeriksaan berlangsung, sejumlah anggota Kepolisian Resor Purbalingga tampak berjaga di sekitar pintu gerbang yang tertutup rapat.

Saat dikonfirmasi wartawan, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Purbalingga Ajun Komisaris Polisi Gurbacov membenarkan kedatangan tim penyidik KPK di pabrik pengolahan aspal itu. "Iya benar, tadi (datang) sekitar pukul 10.00 WIB," katanya.

Hingga berita ini diturunkan pada pukul 15.10 WIB, tim penyidik KPK masih melakukan pemeriksaan di pabrik pengolahan aspal itu.

Sebelumnya, tim penyidik KPK pada Selasa (10/8) menggeledah rumah dinas Bupati Banjarnegara, Kantor Bupati Banjarnegara, dan sebuah rumah di wilayah Banjarnegara dalam rangka penyidikan kasus dugaan korupsi di Kantor DPUPR setempat tahun 2017-2018 dan penerimaan gratifikasi.

"Selasa (10/8), tim penyidik telah selesai melakukan penggeledahan di tiga lokasi. Pada tiga lokasi tersebut, tim penyidik menemukan dan mengamankan berbagai barang bukti di antaranya berbagai dokumen yang diduga terkait dengan perkara," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu.

Penggeledahan dilakukan dalam penyidikan kasus dugaan korupsi turut serta dalam pemborongan, pengadaan atau persewaan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemerintah Kabupaten Banjarnegara Tahun 2017-2018, dan penerimaan gratifikasi.

Ali mengatakan barang bukti tersebut akan dianalisa lebih lanjut, dan dilakukan penyitaan untuk menjadi salah satu bagian dalam pemberkasan perkara penyidikan.

"Penyitaan nantinya akan dilakukan terhadap berbagai barang bukti tersebut, untuk menjadi salah satu bagian dalam pemberkasan perkara penyidikan ini," kata dia.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X