Nyetrum ikan di kolam ikan milik bude, kuli angkut batu bata diseret ke pengadilan 

- Rabu, 30 November 2022 | 10:00 WIB
Terdakwa MR (kanan) didampingi penasihat hukum Deni Kuncoro Sakti sebelum persidangan dimulai  (Foto: Yusron Mustaqim  )
Terdakwa MR (kanan) didampingi penasihat hukum Deni Kuncoro Sakti sebelum persidangan dimulai  (Foto: Yusron Mustaqim  )



HARIAN MERAPI - Seorang kuli angkut batu bata, MR (35) warga Nglaren Potorono Banguntapan Bantul kembali diajukan ke persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Selasa (29/11/2022).

Dalam persidangan tersebut, terdakwa didampingi penasihat hukum Deni Kuncoro Sakti SH MH, Andika Budi Riswanto SH dan Fiska Agung Santoso SH dari LBH Dharma Yudha menghadiri tiga saksi. 

"Saat ini kami menghadirkan tiga saksi ade charge (meringankan). Salah satunya bude terdakwa sebagai pemilik kolam yang mengizinkan terdakwa nyetrum," ujar Deni Kuncoro Sakti kepada wartawan.

Baca Juga: Bank OCBC NISP hadirkan fitur terbaru Kartu Debit Global Wallet, plesiran ke luar negeri jadi mudah dan aman

Disebutkan, awalnya pada 2 Agustus 2022 terdakwa yang tengah nyetrum ikan didatangi Sekretaris Paguyuban Lestari Alam Nusantara (PLAN), Wisnu Asep Kurniawan.

Saat itu meminta ia meminta paksa alat setrum yang dibawa terdakwa di TKP.

Selang beberapa hari datang ke rumah minta ikan tanpa memberikan identitasnya.

Selanjutnya selang beberapa bulan MR dipanggil di Polairud Polda DIY dimintai keterangan dan dijawab lokasi nyetrum ikan di kolam dan itu bukan rawa. 

Baca Juga: Bank OCBC NISP hadirkan fitur terbaru Kartu Debit Global Wallet, plesiran ke luar negeri jadi mudah dan aman

Tetapi kolam itu sebenarnya sawah waris kalau musim kemarau ditanami padi dan musim hujan ditebar bibit ikan dan panen saat kemarau setelah airnya surut.

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa guncang Morotai, BMKG imbau warga tidak panik

Minggu, 29 Januari 2023 | 10:38 WIB
X