• Minggu, 27 November 2022

Heboh warga Bantul temukan orok di Pantai Parangkusumo, diduga dilahirkan 3 jam sebelum dibuang

- Rabu, 28 September 2022 | 21:12 WIB
Petugas Polres Bantul melakukan olah TKP di lokasi penemuan orok. (FOTO: HUMAS POLRES BANTUL)
Petugas Polres Bantul melakukan olah TKP di lokasi penemuan orok. (FOTO: HUMAS POLRES BANTUL)

HARIAN MERAPI- orok bayi berusia sekitar lima bulan kandungan ditemukan di pesisir Pantai Parangkusumo, Kretek, Bantul, Rabu (28/9/2022) sekira pukul 05.30 WIB. Hasil pemeriksaan medis menyebutkan, orok bayi tersebut dilahirkan tiga jam sebelum ditemukan, yakni sekitar pukul 02.30 WIB.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry menyampaikan, orok bayi tersebut pertamakali ditemukan oleh Endri Purnomo (54), seorang tukang ojek warga Pringgokusuman Gedongtengen Yogyakarta.

Saat itu, Edi yang baru saja mengantarkan penumpang memutuskan jalan-jalan ke Pantai Parangkusumo untuk mencari udara segar.

Baca Juga: Apa alasan Febri Diansyah mau jadi kuasa hukum Putri Candrawathi?

"Namun saat turun ke pantai, saksi melihat benda mirip orok bayi tergeletak di pinggir pantai. Ia kemudian memanggil pengunjung pantai lainnya untuk memastikan kebenaran bahwa benda tersebut merupakan orok bayi," kata Jeffry.

Saksi lainnya pun membenarkan bahwa benda yang tergeletak di pesisir pantai adalah orok bayi. Peristiwa ini pun dilaporkan ke Polsek Kretek. Petugas segera datang le lokasi bersama Tim Identifikasi Polres Bantul dan Tim Medis Puskesmas Kretek.

"Hasil pemeriksaan medis yang dilakukan petugas menyebutkan, orok bayi yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki. Diperkirakan, orok tersebut baru berumur lima bulan kandungan," imbuh Jeffry.

Baca Juga: Warga Bantul heboh, ada bayi sehat dan lucu dibuang di tengah sawah

Orok bayi yang ditemukan memiliki panjang 26cm dan berat 500gram. Diperkirakan, orok bayi ini baru dilahirkan sekitar tiga jam sebelum ditemukan atau sekira pukul 02.30 WIB.

"Selanjutnya, orok bayi yang ditemukan dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk dilakukan tindakan lebih lanjut," kata Jeffry.*

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X