• Kamis, 23 September 2021

Cah Klitih Ngamuk, 2 Remaja Dikejar dan Dibacok

- Rabu, 21 Juli 2021 | 20:27 WIB
21klitih
21klitih

KULONPROGO (harianmerapi.com) -Dua orang remaja menjadi korban kejahatan jalanan alias klitih di SPBU Kenteng, Krinjing Lor, Jatisarono Nanggulan, Kulonprogo, Rabu (21/7) dinihari hingga mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuhnya. Saat ini, polisi masih memburu para pelaku yang diduga kuat merupakan geng alumni sebuah sekolah di Kota Yogya.

Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry mengatakan, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi sekira pukul 04.45 WIB. Dua remaja yang menjadi korbannya yakni Seka Arfiansah (16) warga Sidomoyo Godean Sleman dan Aulia Fauzi (19) warga Triharjo Pandak Bantul.
"Kuat dugaan, pelakunya adalah Geng Griker, alumni sebuah sekolah swasta di Kota Yogyakarta," kata Jeffry.

Ia menguraikan, peristiwa penganiayaan ini bermula saat kedua korban menginap di rumah temannya di Gedongkuning Yogyakarta. Sekira pukul 04.00 WIB, keduanya pamit pulang, namun sesampainya di jembatan layang dari arah Pelemgurih Gamping Sleman berpapasan dengan rombongan para pelaku. Usai papasan itu, tiba-tiba rombongan pelaku mengejar kedua korban tanpa alasan jelas. Korban ketakutan. Dia memacu kendaraan lewat Jalan Godean hingga sampai wilayah Nanggulan.
"Kedua korban dikejar rombongan tersebut hingga sampai di SPBU Kenteng, Nanggulan, Kulonprogo. Sesampainya di SPBU, korban dianiaya oleh pelaku menggunakan senjata tajam," terang Jeffry. Kebrutalan para pelaku membuat kedua korban tak sempat melawan. Mereka pasrah hingga akhirnya sejumlah warga membubarkan aksi pengeroyokan itu. Para pelaku kabur dan korban dibawa ke rumah sakit.

Akibat penganiayaan ini, korban Seka Alfiansah mengalami luka sobek pada pergelangan tangan kanan, kepala bagian kanan serta luka lecet tangan kiri. Sementara korban Aulia Fauzi mengalami luka sobek pada pundak kanan luka, pelipis kanan, punggung kanan dan kepala sebelah kanan.

Kedua korban kemudian melapor ke Polsek Nanggulan. Mereka lantas dibawa oleh polisi ke RS PKU Muhammadiyah Nanggulan untuk mendapat penanganan medis. Sejumlah barang bukti peristiwa ini juga diamankan polisi, di antaranya motor milik korban, jaket dan pakaian korban. Dari keterangan korban, mereka mengaku tak mengenal para pelaku. Namun sejumlah saksi mengatakan mereka merupakan geng alumni sebuah sekolah.
"Saat ini, kami masih memburu para pelaku," tegas Jeffry.(Unt)

Editor: admin_merapi

Terkini

Korban Tenggelam di Palabuhanratu Masih Dicari Tim SAR

Rabu, 22 September 2021 | 06:04 WIB

Ditampar Suami 3 Kali, Istri Nekat Lapor Polisi

Selasa, 21 September 2021 | 22:21 WIB
X