• Jumat, 30 September 2022

Dua bulan kasus tabrak lari di Sampang Madura belum ada titik terang, suami korban minta polisi tangkap pelaku

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 19:57 WIB
Polisi di TKP meninggalnya Pj Kades Torjunan diduga tabrak lari    (pojokmadura.com)
Polisi di TKP meninggalnya Pj Kades Torjunan diduga tabrak lari (pojokmadura.com)

HARIAN MERAPI - Kasus tabrak lari yang menimpa Shofiah (50), Pj Kepala desa Torjunan Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang, Madura, belum juga ada titik terang.

Padahal kasus itu sudah terjadi hampir dua bulan yang lalu.

Keluarga korban pun resah lantaran hingga kini terduga pelaku belum juga ditangkap.

Baca Juga: Buang senjata pusaka di sungai, Sastro tewas terseret arus DAS Bengawan Solo, ini kronologinya

Mereka meminta Kapolres Sampang untuk segera menangkap semua pelaku yang terlibat, karena diduga kuat bukan tabrak lari biasa.

Seperti dikutip harianmerapi.com dari pojokmadura.com dalam berita berjudul 'Suami Korban Tabrak Lari di Sampang Minta Polisi Transparan Ungkap Kasus', Mahmud Awi, suami korban meminta polisi tidak lamban untuk menangkap si pelaku karena dugaannya sudah kuat.

"Ini sudah hampir dua bulan tapi pelaku belum juga di tangkap, padahal dugaan nya sudah kuat, apa lagi yang ditunggu," katanya, Selasa (16/8/2022).

Pihaknya juga berharap Kapolres Sampang bisa menegakan keadilan dengan cara membuka kasus itu secara transparan.

Dilihat dari perjalan nya kasus, sepertinya bukan tabrak lari biasa.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X