• Rabu, 7 Desember 2022

Bahar Smith mengaku menerima vonis enam bulan 15 hari dari PN Bandung, langsung cium bendera Merah Putih

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 13:55 WIB
Terdakwa kasus ujaran bohong Bahar Smith mencium bendera Merah Putih usai mendengarkan putusan di Pengadilan Negeri Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/8/2022).  (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
Terdakwa kasus ujaran bohong Bahar Smith mencium bendera Merah Putih usai mendengarkan putusan di Pengadilan Negeri Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/8/2022). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Hakim Ketua Dodong Rusdani memohon kepada Bahar agar menyaring kembali ucapannya ketika mengisi ceramah.

Menurut Dodong, putusan itu diberikan sebagai peringatan kepada penceramah tersebut guna menghindari persoalan di kemudian hari.

"Mohon sekiranya yang bisa jadi persoalan, dibicarakan dahulu dengan tim kuasa hukum, dan disaring dengan tim kuasa hukum supaya tidak menjadi persoalan, ya," kata Dodong.

Vonis majelis hakim PN Bandung enam bulan 15 hari penjara lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni lima tahun penjara.

Baca Juga: Presiden Jokowi tegaskan keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) tidak boleh berhenti

Bahar Smith terseret ke meja hijau karena ujarannya terkait dengan Rizieq Shihab yang dipenjara karena menggelar Maulid Nabi dan enam laskar FPI yang disiksa hingga meninggal dunia.

Ujaran itu disampaikan Bahar saat mengisi ceramah di Kabupaten Bandung pada bulan Desember 2021. *

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Status Gunung Semeru naik ke level IV menjadi awas

Minggu, 4 Desember 2022 | 15:29 WIB
X