• Kamis, 29 September 2022

Korban tewas kecelakaan truk terigu di jalur tengkorak Cianjur bertambah jadi 6 orang

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 20:30 WIB
Proses pencarian korban kecelakaan truk yang tertimbun tumpukan karung terigu di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (14/8/2022).  (ANTARA/Ahmad Fikri)
Proses pencarian korban kecelakaan truk yang tertimbun tumpukan karung terigu di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (14/8/2022). (ANTARA/Ahmad Fikri)

HARIANMERAPI.COM - Korban meninggal dunia karena kecelakaan truk bermuatan terigu di jalur tengkorak Sukabumi-Cianjur, Jawa Barat, bertambah menjadi enam orang, korban sebelumnya sempat mendapatkan pertolongan medis di RSUD Cianjur bersama tiga orang korban lainnya.

Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan di Cianjur, Minggu (14/8/2022). mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan terhadap korban kecelakaan du Jalan Raya Cianjur-Sukabumi yang melibatkan sejumlah kendaraan karena saat dievakuasi petugas tidak menemukan kartu identitas dari sebagian besar korban.

"Iya bertambah dari lima orang menjadi enam orang, korban meninggal jenis kelamin pria, sebelumnya korban sudah sempat mendapat pertolongan medis di RSUD Cianjur, bersama tiga orang korban lainnya yang mengalami luka berat," katanya seperti dilansir dari Antara.

Baca Juga: Truk penganggut tepung terigu alami rem blong di Jalur Tengkorak, lima orang meninggal dunia

Untuk tiga orang korban lainnya yang masih menjalani perawatan di RSUD Cianjur mendapatkan perawatan intensif karena luka yang diderita cukup parah di beberapa bagian tubuhnya terutama di bagian kepala.

Sedangkan terkait penyebab pasti kecelakaan, tambah dia, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan segera berkoordinasi dengan Dirlantas Polda Jabar. Namun dugaan sementara akibat rem blong karena di lokasi kejadian tidak ditemukan bekas pengereman.

"Akibat kecelakaan tersebut, enam orang meninggal dunia, tiga orang lainnya masih menjalani perawatan di RSUD Cianjur. Untuk proses evakuasi sudah dilakukan dan jalur utama Cianjur-Sukabumi sudah dapat dilalui normal," ujarnya.

Baca Juga: Kemenhub tunda kenaikan tarif ojol, ini alasannya

Pihaknya mengimbau agar pengguna jalan yang melintas di jalur tengkorak di Cianjur seperti Gekbrong dan Puncak, lebih berhati-hati dan ekstra waspada terutama saat hujan turun deras karena landasan jalan licin dan penglihatan terhalang, khusus untuk kendaraan berat pastikan kondisi kendaraan laik jalan.

Halaman:

Editor: Sutriono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X