• Rabu, 7 Desember 2022

Istri anggota TNI jadi korban penembakan di Semarang, Kodam IV Diponegoro dan Polda Jateng bentuk tim khusus

- Rabu, 20 Juli 2022 | 08:30 WIB
Kapendam IV Diponegoro Letkol Inf Bambang Hermanto.  (Dok Pendam IV Diponegoro)
Kapendam IV Diponegoro Letkol Inf Bambang Hermanto. (Dok Pendam IV Diponegoro)

SEMARANG, harianmerapi.com – Kodam IV/Diponegoro dan Polda Jateng telah membentuk tim gabungan khusus TNI-Polri untuk menyelidiki kasus penembakan yang menimpa R, istri anggota Yonarhanud 15/DBY.

Istri anggota TNI tersebut ditembak oleh orang tidak dikenal di Perumahan Grand Cemara No 1 Jalan Cemara 3 RT 08 RW 03 Kelurahan Padangsari Kecamatan Banyumanik Semarang pada Senin (18/7/2022) pukul 12.00 WIB.

Saat ini istri anggota Yonarhanud 15/DBY itu masih dirawat di RS Hermina Banyumanik.

Baca Juga: Polisi sebut penembakan istri anggota TNI di Semarang terencana

Kapendam IV/Diponegoro Letkol Inf Bambang Hermanto, Selasa (19/7) menegaskan bahwa saat ini, Kodam IV/Diponegoro dengan Polda Jateng telah membentuk tim gabungan khusus TNI-Polri dalam rangka penyelidikan kejadian tersebut di atas.

“Saya sampaikan saat ini korban dalam kondisi sehat tetapi masih dirawat di RS Hermina, Banyumanik. Untuk perkembangan penyelidikan sudah dilaksanakan olah TKP, saksi saksi masih dalam proses pemeriksaan dan tim terus mengumpulkan informasi yang dibutuhkan,” ungkap Kapendam dalam keterangannya.

Tim gabungan juga masih mengembangkan motif penembakan dari dugaan awal pembegalan serta berusaha untuk segera mengungkap motif asli dari pelaku dan menangkapnya.

Baca Juga: Profil Lettu Pnb Allan Safitra Indra Wahyudi, pilot Pesawat T-50i Golden Eagle yang gugur di Blora Jateng

“Tentunya semua proses tahap tahap penyelidikan akan diinformasikan secara bertahap dan transparan sesuai perkembangan,” tegas Kapendam.

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Status Gunung Semeru naik ke level IV menjadi awas

Minggu, 4 Desember 2022 | 15:29 WIB
X