Dua Orang yang Tewas Ditabrak Taksi Online di Tebet Jaksel Adalah Penjambret, Begini Penjelasan Polisi

- Jumat, 28 Januari 2022 | 18:15 WIB
Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Budhi Herdi Susianto (tengah) menyampaikan keterangan persnya menanggapi viralnya postingan akun Twitter @imcutieaw mengenai kasus tabrakan di Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat, (28/1/2022).  (ANTARA/Sihol Hasugian)
Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Budhi Herdi Susianto (tengah) menyampaikan keterangan persnya menanggapi viralnya postingan akun Twitter @imcutieaw mengenai kasus tabrakan di Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat, (28/1/2022). (ANTARA/Sihol Hasugian)

JAKARTA, harianmerapi.com - Penyidik Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan memastikan dua orang yang tewas ditabrak pengemudi taksi online di Kecamatan Tebet Jakarta Selatan pada Rabu dini hari (27/10/2021) merupakan pelaku penjambretan.

"Kami para penyidik sudah membuat kesimpulan bahwa perkara itu ada dugaan tindak pidana sebagaimana dilaporkan, yaitu dugaan tindak pidana penjambretan. Diduga dilakukan oleh dua orang tersebut," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi Budhi Herdi Susianto, di Jakarta, Jumat. menanggapi cuitan akun Twitter @imcutieaw mengenai kasus itu.

Menurut Budhi Herdi Susianto, kesimpulan itu didukung oleh paling tidak dua alat bukti yang saat ini dikantongi oleh penyidik.

Baca Juga: Video Viral Mobil Mewah Dirusak Massa Di Bantul, Begini Kronologi Lengkap Menurut Polisi

Adapun akun Twitter @imcutieaw dalam unggahannya menyatakan, kedua orang yang tewas ditabrak sopir taksi online bernama Eko itu bukanlah pejambret.

"Inget berita viral ini gak? tiga bulan lalu, ojol (car) menabrak dua orang jambret? "You have to know the facts". Ternyata yang ditabrak si Eko ini bukan jambret!!! Yes, si Eko yang mengaku korban playing victim, dia fitnah si pengendara yang udah meninggal," tulis akun itu.

Kombes Budhi Herdi Susianto memastikan, pihaknya telah mengantongi dua bukti pada kejadian itu, sehingga penyidik melakukan gelar perkara.

Baca Juga: 99 Karyawan Pinjol Ilegal Diamankan Polisi

Namun demikian, penyidiki memutuskan menghentikan perkara itu lantaran yang diduga tersangkanya meninggal dunia.

Halaman:

Editor: Sutriono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X