• Senin, 24 Januari 2022

Anak Jual Perabot Ibu Demi Pacar di Bantul, Ternyata Begini Kisah Cintanya

- Kamis, 25 November 2021 | 17:01 WIB
Kondisi rumah Paliyem tanpa genteng karena diturunkan anaknya untuk dijual.  (Foto: dok. Polsek Pundong)
Kondisi rumah Paliyem tanpa genteng karena diturunkan anaknya untuk dijual. (Foto: dok. Polsek Pundong)

BANTUL, harianmerapi.com - Kisah anak menjual perabot ibu yang terjadi di Pundong, Kabupaten Bantul cukup miris.

Pasalnya, DRS tega menjual perabot hingga menurunkan genteng rumah itu lantaran untuk menghidupi pacarnya.

Padahal, DRS baru mengenal pacarnya itu satu bulan terakhir. Saat digelar keterangan pers di Mapolres Bantul, Rabu (24/11/2021) lalu, DRS menceritakan kisah cintanya.

Baca Juga: Mahasiswa di Bantul Bongkar Atap dan Jual Genteng Rumah Ibunya demi Foya-foya, Termasuk Main Perempuan

DRS adalah seorang mahasiswa yang bekerja sebagai pengemudi ojek online. Diceritakan, pacarnya adalah penumpangnya.

Mereka bertemu pertama kali di saat mendapatkan order ojek di depan sebuah sekolah sekitar terminal Giwangan, Yogyakarta.

"Di pintu masuk SLB Giwangan, dia order ojol," sebutnya.

Baca Juga: Paliyem Ngotot Penjarakan Anak karena Sudah Keterlalun, Kuras dan Jual Perabot Rumah Hanya demi Hidupi Pacar

Setelah itu, DRS mengaku berkomunikasi sangat intens dengan gadis pujaannya. Hingga akhirnya tumbuh benih-benih cinta di antara mereka.

Saking cintanya, DRS kerap memberikan barang-barang kepada kekasih yang disebutnya asal Ngawi, Jawa Timur tersebut.

"Kadang berupa makanan, kadang tas dan kadang baju. Saya lakukan ya karena cinta," ungkapnya.

Lama-lama, DRS kesulitan memenuhi kebutuhan pacarnya karena penghasilan ngojeknya tidak mencukupi.

Baca Juga: Alasan Efek Jera, Ibu Belum Cabut Laporan Polisi Terkait Anak yang Jual Perabot dan Genteng Rumah

"Sehari saya dapat hanya Rp50 sampai Rp100 ribu. Tapi itu hanya bisa buat isi top up driver lagi," terangnya.

Hal ini membuatnya buta hati, DRS kemudian menjual barang-barang di rumah untuk mendapatkan uang.

Satu persatu perabot rumah habis dijual, mulai dari almari hingga daun pintu. Akhirnya aksinya itu berhenti setelah ketahuan hendak menjual genteng rumah.

Diberitakan sebelumnya, Paliyem melaporkan DRS (24) ke pihak berwajib karena geram dengan kelakuan anak kandungnya tersebut.

Baca Juga: Peringatan Hari Guru Nasional 2021, Guru Berprestasi di Temanggung Terapkan PJJ Sebelum Pandemi Covid-19

Warga Pundong, Kabupaten Bantul ini tega menjual perabot rumah milik ibunya hingga total sekitar Rp30 juta.

Tidak hanya itu, genteng rumah pun diturunkan dan hendak dijual oleh DRS. Hingga rumah Paliyem tidak lagi beratap.

Parahnya, DRS tega menjual perabotan dan genteng rumah ibunya itu untuk menghidupi pacarnya.

Ibu yang sehari-hari bekerja sebagai asisten rumah tangga itu akhirnya geram dan melaporkan anaknya ke polisi.

Baca Juga: Ngaku Sering Temani Vanessa Angel Syuting Sampe Subuh, Jawaban Mayang Bikin Warganet Heboh

Penyidik menjerat oknum mahasiswa itu dengan pasal 367 ayat 2 KUHP tentang pencarian dalam keluarga dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara.*

Halaman:
1
2
3

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Suami Bunuh Istri Gara-gara Korban Ingin Menikah Lagi

Jumat, 21 Januari 2022 | 16:23 WIB
X