• Selasa, 24 Mei 2022

Korban Penipuan Calo CPNS Anak Nia Daniaty Tolak Penanguhan Penahanan Namun Buka Opsi Damai, Asalkan...

- Senin, 15 November 2021 | 16:54 WIB
Kuasa hukum para korban saat memberikan konferensi pers di Nologaten Caturtunggal Depok Sleman (Foto: Yusron Mustaqim)
Kuasa hukum para korban saat memberikan konferensi pers di Nologaten Caturtunggal Depok Sleman (Foto: Yusron Mustaqim)

SLEMAN, harianmerapi.com - Para korban CPNS Bodong di DIY dan Jawa Tengah menolak penangguhan penahanan Olivia Nathania, anak penyanyi Nia Daniaty setelah ditetapkan sebagai tersangka.

"Menanggapi tentang permohonan penangguhan tahanan kami yakin pihak kepolisian akan mempertimbangkan kepentingan 225 orang korban CPNS bodong yang meminta keadilan," kata Odie Hudiyanto SH, kuasa hukum para korban dalam konferensi pers di Warung Kamayan Nologaten Caturtunggal Depok Sleman, Senin (15/11/2021).

Dengan begitu, Odie menilai sangat tidak adil jika pelaku kejahatan yang mengakibatkan 225 orang menderita dikabulkan permohonan penangguhan tahanan tanpa ada bukti kongkret untuk pengembalian uang korban CPNS bodong.

Baca Juga: Penipuan Calon PNS yang Melibatkan Anak Nia Daniaty, Olivia Nathania Ternyata 'Nyatut' Nama Anies Baswedan

Odie menambahkan, penahanan Olivia bukan mengenai menang atau kalah, namun para korban hanya ingin meminta keadilan atas perbuatan anak penyanyi Nia Daniaty.

Pihaknya mengapresiasi kerja polisi yang cepat, tepat dan berimbang dalam menangani perkara penipuan, penggelapan dan pemalsuan surat karena ini adalah perkara CPNS Bodong terbesar sejak era reformasi yang bisa terungkap karena korbannya banyak 225 orang dan nilainya mencapai Rp 9,7 miliar.

Dengan ditahannya Olivia tentu berdampak psikologis pada dirinya dan
keluargan namun penasihat hukum korban justru lebih berempati kepada korban yang jumlahnya ratusan orang.

Baca Juga: Kasus Penipuan CPNS, Korban Desak Polisi Proses Hukum Anak Penyanyi Nia Daniaty

Selain itu alasan Olivia yang mengaku memiliki gangguan kejiwaan, penasihat hukum menilai hal itu hanya pura-pura. Dia menyebut pihak kepolisian jauh lebih pintar untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka dengan mempertimbangkan kesehatan baik fisik maupun kejiwaan.

Untuk korban penipuan CPNS bodong Jateng DIY mencapai 7 orang terdiri dari 3 orang dari Cilacap, 2 orang dari Yogyakarta, Semarang dan Solo masing-masing 1 orang dengan kerugian sebesar Rp 25 juta sampai Rp 35 juta.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X