• Sabtu, 22 Januari 2022

Empat Oknum Pegawai BPN Lebak dan Seorang Lurah Tiba-tiba Diciduk Bersamaan, Ini Penjelasan Polda Banten

- Sabtu, 13 November 2021 | 15:09 WIB
Anggota Dirreskrimsus Polda Banten melakukan penggeledahan dalam OTT di Kantor BPN Lebak, Jumat malam. (Foto/ Antara-Mulyana)
Anggota Dirreskrimsus Polda Banten melakukan penggeledahan dalam OTT di Kantor BPN Lebak, Jumat malam. (Foto/ Antara-Mulyana)

SERANG,harianmerapi.com-Empat orang oknum pegawai Kantor Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Lebak Banten terjaring OTT kasus korupsi yang dilakukan Polda Banten. Hingga Sabtu (13/11/2021) belum diketaui detail kasus korupsi apa yang diselidiki polisi.

Penggrebekan itu diakukan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten pada Jumat (12/11/2021) malam.

Direskrisus Polda Banten Kombes Dedi Supriadi di Serang, Sabtu mengatakan, bersamaan dengan empat orang oknum pegawai BPN tersebut, penyidik juga mengamankan satu orang oknum lurah di Kabupaten Lebak.

Baca Juga: Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin Terjaring OTT KPK

"Dari penangkapan dalam OTT di BPN Lebak, penyidik telah mengamankan 4 oknum pegawai BPN dan 1 oknum lurah," kata Dedi.

Dedi mengatakan, sebelum penangkapan dilakukan, penyidik Ditreskrimsus Polda Banten sudah berada di Kantor BPN Kabupaten Lebak pada Jumat (12/11/2021) sekitar pukul 18.00 WIB. Dalam OTT tersebut turut diamankan beberapa berkas di dalam amplop. Polisi kemudian memasang tanda garis polisi di ruangan Seksi Survei Pemetaan.

Masih menurut Dedi, dalam operasi tangkap tangan tersebut pihaknya juga berhasil mengamankan beberapa amplop berisi sejumlah uang. "Selanjutnya kita masih melakukan pendalaman,” kata Dedi.

Oknum pegawai BPN Lebak tersebut diketahui bekerja pada bidang survei dan pengukuran. Sampai saat ini rangkaian pemeriksaan masih terus berlangsung di Polda Banten.

Baca Juga: KPK Lancarkan OTT di Kalimantan Selatan, Para Pihak Diamankan di Jakarta

"Selanjutnya terhadap 5 oknum itu sampai saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk pendalaman," kata Dedi. Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga menambahkan, Polda Banten serius melalukan penindakan tegas terhadap kasus tindak pidana korupsi.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Suami Bunuh Istri Gara-gara Korban Ingin Menikah Lagi

Jumat, 21 Januari 2022 | 16:23 WIB
X