• Rabu, 29 Juni 2022

Diklatsar Menwa UNS Tewaskan Peserta, Semua Panitia Akan Dipanggil Dimintai Klarifikasi

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:58 WIB
Salah satu anggota kepolisian sedang memperlihatkan sejumlah barang bukti pada kasus kematian salah satu mahasiswa UNS saat mengikuti Diklatsar Menwa di Solo, Senin (25/10/2021).  (ANTARA/Aris Wasita)
Salah satu anggota kepolisian sedang memperlihatkan sejumlah barang bukti pada kasus kematian salah satu mahasiswa UNS saat mengikuti Diklatsar Menwa di Solo, Senin (25/10/2021). (ANTARA/Aris Wasita)

KARANGANYAR,harianmerapi.com-Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Pra Gladi Patria XXXVI Resimen Mahasiswa (Menwa) UNS dihentikan sementara, setelah seorang pesertanya meninggal dunia. Pihak universitas juga menyetop semua kegiatan luar perkuliahan yang melibatkan fisik.

Wakil Rektor UNS Akademik Kemahasiswaan Prof Dr Ir Ahmad Yunus mengatakan seluruh yang terlibat dalam diklatsar Menwa akan dipanggil untuk klarifikasi kasus kematian Gilang.

Seluruh prosedur operasional kegiatan akan dievaluasi. Tak hanya diksar Menwa, namun seluruh kegiatan organisasi kemahasiswaan yang melibatkan fisik distop dulu.

Baca Juga: Ungkap Penyebab Meninggalnya Mahasiswa UNS Gilang Endi Saputra, Polresta Surakarta Tunggu Hasil Otopsi

Sebagaimana diberitakan, mahasiswa K3 Sekolah Vokasi UNS bernama Gilang Endi Saputra meninggal dunia saat diklat. Kegiatan yang sedianya berlangsung 23-31 Oktober itu langsung dihentikan sementara.

"Sementara dihentikan (Diklat Menwa). Terutama kegiatan fisik di lapangan. Semuanya (kegiatan kemahasiswaan melibatkan fisik). Enggak sampai dibekukan. Kita evaluasi semuanya semua. Yang kurang dilengkapi," kata Ahmad Yunus kepada wartawan di rumah duka, Senin sore (25/10/2021).

Ia mengakui pihaknya memberi izin diklat Menwa yang berkegiatan di dalam kampus. Mengenai venue di Jurug yang merupakan lokasi luar kampus, ia mengatakan masih ditoleransi.

Baca Juga: Kampus UNS Benarkan Gilang Endi Saputra Meninggal Saat Ikuti Diklatsar Menwa

Sebab letaknya tidak jauh dari kampus dan masih di lingkup bantaran Bengawan Solo.
Yunus mengatakan UNS menanggung semua biaya otopsi hingga pemakaman Gilang. Ia sendiri menunggui proses otopsi di RS Moewardi.

"Kita menunggu hasil autopsi dari kepolisian. Mudah-mudahan segera terungkap penyebab kematian almarhum," katanya.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X