• Senin, 6 Desember 2021

Kebakaran Sumur Minyak Illegal Belum Teratasi, Pemkab Muba Minta Bantuan Ahli dari SKK Migas

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 08:03 WIB
Sekda Muba Apriyadi memantau lokasi sumur minyak illegal di Desa Kaban 1, Kecamatan Sanga Desa, Sumatera Selatan, Kamis (21/10/21).  (FOTO ANTARA/HO-Pemkab Muba)
Sekda Muba Apriyadi memantau lokasi sumur minyak illegal di Desa Kaban 1, Kecamatan Sanga Desa, Sumatera Selatan, Kamis (21/10/21). (FOTO ANTARA/HO-Pemkab Muba)

PALEMBANG, harianmerapi.com - Kasus kebakaran sumur minyak ilegal di Muba, Sumatera Selatan belum mampu diatasi sepenuhnya.

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, pun meminta bantuan ahli dari Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas (SKK Migas) dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS).

Kebakaran itu sendiri terjadi akibat ledakan sumur minyak ilegal di daerah Muba.

Baca Juga: Mensyukuri Nikmat 46: Anak yang Disia-siakan Malah Jadi 'Dewa Penolong'

Sekretaris Daerah Pemkab Muba Apriyadi di Sekayu, Jumat 22 Oktober 2021 mengatakan, hingga hari ke-10 pada Kamis (21/10) diketahui api masih belum mampu dipadamkan di lokasi sumur minyak ilegal di Desa Kaban 1, Kecamatan Sanga Desa, yang meledak pada Senin (11/10/21).

Pemkab Muba, kata dia, terus berupaya maksimal memadamkan api tersebut namun tidak kunjung berhasil.

“Kami telah berupaya dan saya sudah cek ke lapangan belum padam. Kami harapkan ada tim ahli yang bisa bantu memadamkan api itu segera,” katanya.

Baca Juga: Ada Dua Dugaan Pasal yang Dilanggar Rachel Vennya, Ancaman Hukuman Satu Tahun

Pemkab mengharapkan SKK Migas dan KKKS bisa melakukan tindakan di lapangan agar api tidak menyebar.

“Jangan sampai ada korban jiwa, oleh sebab itu ini harus ditangani segera agar api cepat padam,” kata Apriyadi.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X