• Senin, 6 Desember 2021

Teror Pakai Konten Porno, Jasa Penagihan di Jogja ini Banyak Dipakai Pinjol Ilegal untuk Tagih Utang Nasabah

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:15 WIB
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menunjukkan gambar lokasi penggrebekan pinjol ilegal di Yogya (Foto: Dokumentasi Humas Polda Jateng)
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menunjukkan gambar lokasi penggrebekan pinjol ilegal di Yogya (Foto: Dokumentasi Humas Polda Jateng)

SEMARANG,harianmerapi.com-Sebuah ruko di Jalan Kyai Mojo Tegalrejo Yogyakarta digrebek aparat Polda Jateng karena jadi kantor pinjol ilegal pekan lalu. Ternyata, kantor itu merupakan jasa penagihan untuk banyak pinjol ilegal.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jateng, Kombes Pol Johanson Ronald Simamora Selasa (19/10/2021) menjelaskan, ruko yang digrebek merupakan kantor penagihan. Kantor tersebut baru beroperasi selama enam bulan di masa pandemi corona.

"Kantor ini merupakan kantor penagihan yang terkait dengan aplikasi pinjol. Aplikasi ini dibuat kemudian ada kantor untuk penagihan. Satu kantor membawahi banyak aplikasi pinjol," ucapnya.

Johanson menjelaskan penggrebekan tersebut polisi mendapati 300 unit komputer. Namun polisi mendapati yang masih aktif sebanyak 150 unit komputer. "Yang disita untuk dijadikan barang bukti sebanyak 10 unit komputer," jelasnya.

Baca Juga: Pinjol Ilegal di Jogja Teror Nasbah Pakai Konten Porno, Ternyata Juru Tagihnya Seorang Wanita

Ia mengatakan ada 34 pinjol ilegal yang dilaporkan ke Ditreskrimsus Polda Jateng. Pihaknya akan berkoodinasi dengan Polda DIY, Polda Jabar, Polda Metro Jaya, dan Bareskrim jika kasus tersebut berkaitan di wilayah lain. Dalam kasus ini, satu orang debt collector ditetapkan jadi tersangka.

Diberitakan sebelumnya, kantor penagihan pinjaman online ilegal kembali digrebek di Jogja. Kali ini sebuah ruko milik PT AKS di Jalan Kyai Mojo Tegalrejo Yogyakarta digrebek aparat Polda Jateng. Mereka sangat meresahkan, karena menagih utang dengan menyebarkan konten porno.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng mengamankan tiga orang dalam kasus ini, yakni seorang direktur, HRD dan penagih utang atau debt collector.

Baca Juga: Digrebek Polda Jawa Tengah, Pinjol Ilegal di Jogja Teror Nasabah Pakai Konten Porno

"Selain mengamankan tiga orang,termasuk seorang direktur, kami juga menyita 10 dari 300 unit komputer," ujar Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi pada gelar kasus, Selasa (19/10/2021).

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X