• Selasa, 7 Desember 2021

Kantor Pinjaman Online di Sleman Digrebek, Korban Depresi dan Masuk Rumah Sakit Usai Ditagih Tak Manusiawi

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 09:55 WIB
Polisi saat menggrebek kantor pinjaman online di Sleman. (foto: Dokumentasi Humas Polda DIY)
Polisi saat menggrebek kantor pinjaman online di Sleman. (foto: Dokumentasi Humas Polda DIY)

SLEMAN, harianmerapi.com-Polda Jabar bekerjasama dengan Polda DIY menggrebek sebuah ruko lantai 3 di Padukuhan Samirono, Caturtunggal, Depok, Sleman, Kamis (14/10/2021). Ruko itu ditengarai sebagai kantor aplikasi Pinjaman Online.

Menurut keterangan, penggrebekan dilakukan sekitar pukul 20.30 WIB. Saat polisi datang, di halaman ruko terdapat puluhan sepeda motor yang diduga milik para pegawai. Penggrebekan sendiri dilakukan secara tertutup.

Direskrimsus Polda Jabar Kombes Pol Arif Rahman di lokasi kejadian menjelaskan, penggrebekan ini merupakan pengembangan dari laporan polisi yang masuk di wilayah hukum Polda Jabar.

Baca Juga: Polda DIY Minta Warga Melapor Jika Merasa Diancam Atau Data Disebar Oleh Pengelola Pinjaman Online

Dari informasi itu penyidikan kemudian menjurus ke kantor aplikasi Pinjaman Online di wilayah Sleman, DI Yogyakarta.

Dari penggrebekan itu, polisi mengamankan 83 orang operator, 2 pegawai dan 1 orang manager.

"Total yang kami amankan dari kantor itu ada 86 orang. Kita juga amankan barang bukti berupa 105 PC, 105 handphone, dan juga beberapa barang yang terkait dengan tindak pidana," katanya.

Dia menambahkan, penggrebekan ini berawal dari adanya korban berinisial TM yang berasal dari Jawa Barat.

Baca Juga: Presiden Jokowi Prihatin Banyak Warga Tertipu dan Terjerat Bunga Tinggi Pinjaman online

Akibat ditagih secara brutal, korban sampai dirawat di Rumah Sakit karena merasa depresi. Dia ditagih debt collector Pinjaman Online itu dengan tindakan-tindakan penekanan yang tidak manusiawi.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X