• Jumat, 21 Januari 2022

3 Pelaku Penembakan terhadap Paranormal Ditangkap di Tangerang Banten

- Selasa, 28 September 2021 | 15:42 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (kedua kiri) dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat (kedua kanan) berikan keterangan terkait penangkapan tiga tersangka kasus pembunuhan berencana di Tangerang, dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Selasa (28/9/2021). ( ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (kedua kiri) dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat (kedua kanan) berikan keterangan terkait penangkapan tiga tersangka kasus pembunuhan berencana di Tangerang, dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Selasa (28/9/2021). ( ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat)


JAKARTA, harianmerapi.com - Polda Metro Jaya berhasil meringkus tiga orang yang diduga pelaku penembakan terhadap seorang paranormal berinisial A di Kota Tangerang, Banten pada Sabtu (18/9).


Ketiga orang tersebut berbago peran untuk menghabisi korbannya. Sedang motif penembakan tersebut karena dendam.

"Tiga tersangka sudah kita tangkap. Pertama M inisiator, K eksekutor dan S joki yang menunggu pada saat K selesai eksekusi dan melarikan diri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Jakarta, Selasa (28/9/2021).

Baca Juga: Minimalkan Kerugian Bencana Longsor, BPBD Temanggung Cek Fungsi EWS

Yusri mengungkapkan otak dari rangkaian kejahatan ini adalah M dengan motif dendam karena istrinya dilecehkan oleh A pada 2010 dan baru diketahui pada 2019.

"Rasa dendam ini karena ada dugaan memang kejadian sekitar 2010 pada saat itu istri tersangka M berobat kepada korban, pasang susuk saat itu tapi yang terjadi adalah korban mendapatkan perlakuan asusila dari M," kata Yusri.

Atas dasar tersebut tersangka M kemudian menghubungi tersangka Y untuk dicarikan eksekutor. Tersangka Y kemudian menjadi perantara yang menghubungkan M dengan S dan K, sedangkan tersangka Y saat ini masih dalam pengejaran oleh penyidik Polda Metro Jaya.

Baca Juga: Anies Akui Banyak Warganya Belum Divaksin Karena Domisili Bukan di Jakarta

Tersangka M juga diketahui memberikan bayaran Rp50 juta kepada S dan K untuk menghabisi A, sedangkan Y menerima bayaran 10 juta sebagai perantara.

Penyelidikan petugas kemudian mengarah kepada penangkapan tersangka M pada Kamis (23/9) dan penangkapan S dan K pada Minggu (27/9).

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi dan Sekitarnya Diguncang Gempa Magnitudo 5,4

Senin, 17 Januari 2022 | 08:50 WIB
X