• Senin, 24 Januari 2022

Nani Ratu Sianida Dijerat Banyak Pasal Agar Tak Ada Celah Lolos

- Kamis, 16 September 2021 | 20:25 WIB
Suasana sidang perdana perkara sate sianida yang mulai digelar di PN Bantul. (FOTO: YUSRON MUSTAQIM)
Suasana sidang perdana perkara sate sianida yang mulai digelar di PN Bantul. (FOTO: YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL,harianmerapi.com- Terdakwa perkara kasus sate sianida, Nani Apriliani Nurjaman (25) warga Majalengka Jawa Barat didakwa banyak pasal usai kiriman sate beracunnya menewaskan anak driver ojek online, Nanda Faiz.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bantul, Suwandi SH menjelaskan jika tim jaksa penuntut umum akan menerapkan pasal berlapis yakni pasal 340 KUHP, pasal 338 KUHP, pasal 359 KUHP, pasal 351 ayat 3 KUHP serta pasal 80 ayat 3 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman mati, seumur hidup atau 20 tahun penjara.

Pasal yang didakwakan penuntut umum cukup banyak dengan harapan jangan sampai tersangka bebas.

Baca Juga: Jalani Sidang Pertama, Nani Si Ratu Sianida Keberatan Didakwa Pasal Pembunuhan Berencana

"Kami kejaksaan mendakwa dengan pasal sebanyak mungkin tingal mana yang terbukti di pengadilan. Jangan sampai tersangka bebas," jelas Suwandi saat pelimpahna kasus itu dari kepolisian beberapa waktu lalu.

Sementara itu dalam persidangan pertama Kamis (16/9/2021), tim penasihat hukum meminta agar persidangan digelar secara offline.

Tetapi jaksa penuntut umum keberatan karena tidak bisa menghadirkan terdakwa di muka persidangan karena alasan pandemi Covid-19.

Baca Juga: Nani Si Ratu Sianida Segera Diadili, Bisa Terancam Hukuman Mati

Untuk itu setelah pembacaan dakwaan selesai, majelis hakim memberikan kesempatan kepada penasihat hukum mengajukan keberatan atas dakwaan jaksa pada Senin 27 September mendatang karena ketua majelis hakim tengah mengikuti pelatihan.

Diketahui sebelumnya, sidang perkara sate sianida yang menyeret terdakwa Nani Aprilliani Nurjaman (25) warga Majalengka Jawa Barat dan menyebabkan seorang anak pengemudi ojek online Naba Faiz Prasetya meninggal dunia mulai digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Kamis (16/9/2021).

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Terkini

Suami Bunuh Istri Gara-gara Korban Ingin Menikah Lagi

Jumat, 21 Januari 2022 | 16:23 WIB
X