Tim Relawan Muhammadiyah Aksi Sosial ke NTT

Sukarelawan MDMC Karanganyar bersiap menuju NTT dalam misi sosial (Foto: Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI) – Para sukarelawan dari Muhammadiyah Karanganyar diberangkatkan ke lokasi bencana di Nusa Tenggara Timur. Mereka terdiri dari unsur tenaga kesehatan (nakes), psikolog dan logistik dapur umum.

Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar, Sarilan M Ali mengatakan para sukarelawan dipilih dari personel yang sudah berpengalaman berada di lokasi bencana alam dalam menuntaskan misi sosial. Kali ini, ia tak hanya memberangkatkan sukarelawan namun juga obat-obatan.

“Tim juga membawa obat-obatan dan logistik senilai Rp 200 juta. Kami berusaha maksimal dengan tenaga dan ilmu,” katanya kepada wartawan di sela seremoni pemberangkatan di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar, Rabu (7/4).

Para sukarelawan yang tergabung di Muhammadiyah Disarter Medical Center (MDMC) terbang ke Maumere Papua terlebih dahulu. Kemudian menyeberang dari Larantuka ke Flores dengan speed boat. Baru kemudian menuju ke Lembata dan Flores Timur. Dua daerah ini yang dituju tim MDMC Karanganyar dari delapan daerah terdampak banjir. Para sukarelawan asal Muhammadiyah Karanganyar ini akan bergabung dengan sukarelawan lainnya yang sudah lebih dulu tiba.

“Waktunya dua pekan sampai 21 April. Semoga sumbangan energi ini berarti,” katanya.

Koordinator relawan Agus Dwi Purwanto mengatakan, tim akan diterjunkan di tempat sulit dan porak poranda terkena banjir. Hasil assessment digunakan agar semua anggota sukarelawan aman dan sehat.

“Semua anggota sudah dilengkapi obat-obatan, vitamin, suplemen, serta APD (Alat Pelindung Diri) lengkap agar kesehatan relawan juga prima. Kondisi di sana memang memprihatinkan, semua bantuan diterjunkan lewat helikopter sebab lewat laut juga belum bisa karena ombak tinggi. Sehingga kapal dari Larantuka sementara ditunda. Karena itu tim yang berangkat perlu bersiap diri dengan stamina prima untuk bisa diterjunkan ke sana,’’ kata Agus. (Lim)

Read previous post:
MERAPI-ANTARA Ilustrasi petani sedang panen ikan.
KKP Bantu 66 Pokdakan Benih Ikan

TEMANGGUNG (MERAPI) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan bantuan berupa benih ikan, induk ikan, dan pakan ikan pada 66

Close