Siang Nyuri Motor Petani, Malam Diringkus Polisi

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Tim Opsnal Polsek Kalasan Sleman berhasil mengamankan pencuri sepeda motor yang biasa mengincar kendaraan milik petani. Pelaku adalah WS (39) warga Karangrejo, Wedi, Klaten, Jawa Tengah.

Kapolsek Kalasan Kompol Sumantri didampingi PS Panit Reskrim Aiptu Rendra Widjanarko saat dikonfirmasi, Minggu (17/1) membenarkan peristiwa itu. Dikatakan, pencurian yang menimpa korban Dwi Sutardi (32) warga Kadirojo, Purwomartani Kalasan, terjadi Jumat (15/1) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu korban datang ke bulak sawah Kadirojo untuk memetik kacang tanah.

Korban yang saat itu datang seorang diri dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol AB 2011 YT, lantas memarkirkan di depan gubuk. Selanjutnya, korban berjalan ke belakang gubuk untuk memetik kacang.

“Saat meninggalkan motornya, korban ini tidak melepas kunci motor. Tapi posisi kunci masih terpasang di motor,” ujarnya.

Selang satu jam, korban korban bermaksud untuk mengambil rokok yang di taruh di dalam bagasi motor. Namun saat korban sampai ke lokasi tempat parkir sepeda motor, ia terkejut karena motornya sudah tidak ada di tempat.

Karena panik, korban berusaha melakukan pencarian di sekitar lokasi, tapi tidak juga di temukan. Sadar menjadi korban pencurian, korban kemudian melaporkan peristiwa pencurian yang dialaminya ke Polsek Kalasan.

Mendapat laporan itu, dipimpin Aiptu Rendra, tim opsnal Polsek Kalasan, melakukan penyelidikan dengan melakukan olah TKP, pemeriksaan korban dan saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian, serta bukti pendukung lainnya.

Dari hasil penyelidikan di lapangan, tidak butuh waktu lama buat petugas untuk mengidentifikasi pelaku pencurian. Tidak mau buruannya lepas, petugas menangkap pelaku tidak sampai 12 jam, di daerah Kadirojo, Kalasan.

“Pelaku diamankan pukul 19.00 WIB, saat akan mengambil sepeda miliknya. Pelaku dan barang bukti, kemudian kita bawa ke Polsek Kalasan,” tambah Aiptu Rendra.

Dari hasil pemeriksaan, pencurian berawal saat pelaku mengendarai sepeda ontel melintas di sekitar lokasi. Karena melihat ada motor dengan kunci menggantung, timbul niat pelaku untuk melakukan pencurian.

Setelah memastikan situasi sekitar aman, pelaku kemudian mengambil sepeda motor milik korban yang di dalam jok berisi handpone. Sedangkan sepeda ontel miliknya disembunyikan tidak jauh dari lokasi pencurian.

Oleh pelaku, selanjutnya motor dibawa ke Klaten dan disembunyikan di rumah temannya. Dari pengakuan pelaku, sebelumnya ponsel dan plat nomor sempat dibuang di sungai, namun berhasil ditemukan petugas.

“Dari hasil pengembangan, pelaku ini sebelumnya juga mencuri motor di Klaten dan berhasil kita amankan barang bukti sepeda motor. Pelaku ini juga merupakan residivis judi,” tandasnya.

Kompol Sumantri menambahkan, guna menghindari kejadian serupa, pihaknya menghimbau masyarakat untuk lebih waspada saat memarkir sepeda motor. Pastikan kendaraan terkunci saat ditinggal pergi.

“Jangan menyepelekan, meski hanya ditinggal sebentar. Jangan tinggal kunci dalam posisi tergantung di kendaraan. Pelaku kejahatan beraksi setiap ada kesempatan,” imbaunya.

Atas perbuatannya, saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Kalasan. (Shn)

Read previous post:
Kulonprogo Terkendala Tenaga Medis Jika Dirikan RS Darurat Covid-19

Close