Jaringan Boyolali, Gudang Miras di Klaten Dibongkar Polisi

MERAPI - Indratno Eprilianto Petugas Polres Klaten menyita miras hasil operasi pekat.
MERAPI – Indratno Eprilianto
Petugas Polres Klaten menyita miras hasil operasi pekat.

KLATEN (MERAPI) – Polres Klaten berhasil menyita ratusan botol berisi minuman keras (miras) berbagai merek dari sebuah rumah kosong di Dukuh Petung RT 001/RW 006, Desa Blanceran, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten.

Kepala Unit (Kanit) Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali) Satuan Shabara Polres Klaten, Iptu Karsan, Sabtu (23/5/2020), mengatakan, total ada 300-an botol miras berbagai merek berhasil diamankan petugas saat razia yang digelar Jumat (22/5/2020).

Barang haram ini disita dari tangan tersangka Sumardi (34) alias Bagong. Tersangka sengaja memanfaatkan rumahnya untuk gudang penyimpanan miras.

Terbongkarnya gudang miras di Dukuh Petung, Desa Blanceran, Kecamatan Karanganom berawal dari informasi masyarakat yang resah atas aktivitas jual beli miras yang dilakukan tersangka. Dari informasi itu kemudian petugas menindaklanjuti dengan menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat).

“Dalam operasi pekat kita jaring orang pengonsumsi miras yang kemudian kita amankan, kita mintai keterangan dan kita kembangkan. Mereka mengaku kalau beli miras dari rumah ini. Setelah kita cek ternyata benar kita temukan barang ini (miras),” ujar Iptu Karsan.

Sementara itu, tersangka Sumardi mengaku mendatangkan ratusan miras dari seorang rekannya di daerah Boyolali dan diedarkan di Klaten. Ia sengaja menyetok barang haram ini sedianya untuk diperjualbelikan pada malam takbiran dan lebaran. Namun apes, bisnisnya terbongkar petugas kepolisian. (Lia)

Read previous post:

Close