PENETAPAN TERSANGKA PENGANIAYAAN SAH – Praperadilan terhadap Kapolda DIY Ditolak

Hakim dalam pembacaan putusan praperadilan di PN Sleman
Hakim dalam pembacaan putusan praperadilan di PN Sleman

SLEMAN (MERAPI) – Permohonan praperadilan yang dilakukan pemohon I Setiyaningrum Sri Hapsari dan pemohon II Dian Ahmad Indra Wiraatmaja terhadap termohon Kapolda DIY akhirnya ditolak hakim tunggal Nyoman Suharta SH dalam pembacaan putusan di PN Sleman, Kamis (28/12) petang.

Dengan ditolaknya permohonan tersebut maka penetapan tersangka FR selaku anak asuh kedua pemohon yang dilakukan termohon sah sesuai hukum. “Hakim telah menolak permohonan praperadilan. Hal ini menunjukkan penetapan tersangka oleh termohon telah sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujar Penata TK I Heru Nurcahya SH MH, kuasa hukum termohon kepada wartawan, Jumat (29/12).

Semula diketahui, dalam permohonannya Nomor 9/Akta.Pid.Pra/2017/PN.Smn itu  para pemohon mempersoalkan  sah atau tidaknya penetapan tersangka oleh termohon Polda DIY. Hakim dalam pertimbangannya menilai surat perintah penyidikan (Sprindik) No. SP.Sidik/181/X/2017/ Ditreskrimum tanggal 24 Oktober 2017 dan penetapan tersangka terhadap anak asuh pemohon I dan pemohon II sah menurut hukum.

Awalnya penetapan tersangka dan penahanan oleh termohon dilakukan pada 25 Oktober 2017 atas dugaan penganiayaan yang dilakukan FM. Bukti penganiayaan berdasarkan visum dokter mengalami lebam di bagian mata akibat kekerasan benda tumpul.

Penyidik Polda DIY menjerat tersangka dengan Pasal 44 ayat (1) atau (2) UU No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) dan pasal 80 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Sementara kuasa hukum pemohon, Adnan Pambudi SH mengaku sangat kecewa dengan putusan itu. Karena alat bukti yang diajukan ke persidangan diabaikan hakim dan tidak dipertimbangkan dalam mengambil putusan.

Untuk itu pihaknya akan fokus dalam pembelaan dalam sidang pemeriksaan pokok perkara. “Jalan masih panjang. Untuk itu dalam pembelaan nanti akan kami maksimalkan,” tegas Adnan. (C-5)

Read previous post:
Terdakwa menunduk saat mendengarkan pembacaan dakwaan jaksa di muka sidang
Pencuri Spesialis Motor Diadili

BANTUL (MERAPI) - Pencuri spesialis kendaraan bermotor, Muj alias Ucil (46) warga Payak Cilik Srimuluo Piyungan Bantul diajukan ke muka

Close