NGAKU RESERSE PERAS HP- Terdakwa Dikembalikan ke Orangtua


Terdakwa berjalan menuju ruang sidang untuk menjalani diversi. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Terdakwa berjalan menuju ruang sidang untuk menjalani diversi. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) -Terdakwa AH (16), pelajar SMP yang mogol sekolah warga Kasihan Bantul akhirnya dihukum mengganti 2 HP hasil pemerasan senilai Rp 1,5 juta dalam diversi atau penyelesaian perkara di luar sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Kamis (23/1) sore.
“Setelah membayar ganti rugi HP tersebut Kami berharap klien kami bisa dibebaskan. Karena diversi hari ini sampai sore maka kemungkinan besok pagi klien kami baru bisa bebas,” ujar Deni Kuncoro Sakti SH, penasihat hukum terdakwa kepada wartawan usai diversi.


Dalam diversi yang dipimpin hakim Sri Wijayanti Tanjung SH dengan jaksa Yanu Prasetyarini SH dan penasihat hukum Deni Kuncoro Sakti SH terungkap, sebelumnya pada Agustus 2019 pukul 20.00 di pinggir sungai Jogonalan Lor Kasihan Bantul Sitrek mengajak dirinya mencari sasaran merampas HP.
Untuk itu terdakwa diperintahkan menjadi joki sepeda motor yang telah disiapkan sebelumnya. Setelah itu keduanya keliling di sekitar kampus ISI Sewon Bantul dekat lapangan bola basket.
Selanjutnya sepeda motor berhenti setelah melihat sekelompok orang di dekat lapangan basket tersebut. Saat itu terdakwa diminta menunggu di atas sepeda motor dan Sitrek menghampiri kerumuman dengan mengaku sebagai anggota reserse.


Sitrek pun bertanya apakah pada pesta miras dan dijawab tidak ada yang pesta miras maupun mabuk akibat pengaruh alkohol. Untuk itu Sitrek pun merampas 4 HP milik para saksi korban yang ada di lokasi dengan alasan dijadikan barang bukti.
Setelah merampas HP keduanya kemudian pergi meninggalkan lokasi. Perkara tersebut selanjutnya dilaporkan ke pihak berwajib selanjutnya menangkap Sitrek dan terdakwa. (C-5)


Read previous post:
ilustrasi
Investasi Abal-abal

MEMASUKI tahun 2020, modus penipuan investasi bodong atau abal-abal ternyata masih laku. Seperti yang terjadi di Sleman baru-baru ini, investasi

Close