Tak Kantongi Izin, 3 Penambang Disidang


Para saksi saat disumpah sebelum memberi keterangan di muka persidangan. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Para saksi saat disumpah sebelum memberi keterangan di muka persidangan. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Sebanyak tiga penambang gunung, DW (52), EA (30) dan Wrs (42) warga Imogiri Bantul kembali diajukan ke muka sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Senin (7/10). Ketiga terdakwa diketahui melakukan penambangan gunung atau tanah perbukitan tanpa dilengkapi izin.

Dalam persidangan dipimpin hakim Khoiruman Pandu Kesuma Harahap SH MH, jaksa Heri Supriyanto SH menghadirkan beberapa saksi, baik pekerja para terdakwa maupun penyidik kepolisian.

“Saya melakukan penangkapan terhadap para terdakwa setelah ada laporan penambangan tanpa dilengkapi izin,” ujar saksi Sumantri, salah satu anggota kepolisian yang melakukan penangkapan disela-sela memberikan kesaksian.

Disebutkan, penangkapan tersebut dilakukan oleh sekitar 6 anggota kepolisian. Sebelum melakukan penangkapan, petugas melakukan penyelidikan ke lokasi tambang.

Setelah diketahui adanya penambangan menggunakan alat berat petugas pun melakukan pemeriksaan. Diketahui penambangan gunung yang digunakan sebagai tanah urug tersebut tak memiliki izin.

Untuk itu petugas menangkap ketiga terdakwa sebagai pemilik usaha pertambangan. Saat dilakukan interogasi, benar para terdakwa sebagai pemilik tambang dan selama ini belum mengantongi izin.

Atas dasar itu, ketiga terdakwa diamankan petugas kepolisian. Dari perbuatannya, ketiga terdakwa dijerat dengan pasal 158 UU No 4 Tahun 2009 tentang Penambangan Mineral dan Batu Bara. (C-5)