DIBAWA MANTAN SUAMI- Ingin Anak Kandungnya Kembali, Lapor Polisi


ilustrasi
ilustrasi

SLEMAN (MERAPI) – Seorang biduan, Maryatun terpaksa melaporkan HS, mantan suaminya ke Polda DIY. Hal itu dikarenakan terlapor membawa anak kandungnya yang berusia 9 tahun setelah bercerai.

“Saya itu hanya ingin mengambil anak saya karena sekarang posisinya sama mantan suami saya. Apalagi sampai saat ini kami sudah resmi bercerai,” ujar Maryatun didampingi kuasa hukumnya Setiyawati SH didampingi Hariyanto SH dan Rifqi Tiputro SH dari Kantor Hukum Fighter HS Associates kepada wartawan, Jumat (23/8).

Disebutkan, pelapor diketahui telah bercerai dengan terlapor pada Mei 2019. Sebelumnya menikah pelapor telah memiliki anak laki-laki kemudian ikut bersama ayah tirinya. Selama 6 tahun menjalani hidup rumah tangga, pelapor tak tahan karena sering mendapat kekerasan fisik.

Tetapi sejak awal mantan suami pelapor tak ingin berpisah dan tak mau menyerahkan anak kandungnya setelah resmi cerai. Karena pelapor sebagai ibu kandung tak rela bila anaknya tak dididik dengan baik. Meski sudah ada permintaan mengambil anak secara baik-baik, tetapi tak ada itikad terlapor untuk menyerahkan.

Sementara Setiyawati SH yang juga Direktur Kantor Hukum Fighter HS Associates menyatakan, kapan anak bisa diambil pihaknya masih menunggu informasi Polda DIY, karena kasusnya telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Ia berharap anak segera dipertemukan dengan ibunya dan dikembalikan lagi dan diasuh ibu kandungnya sendiri karena terlapor bukan ayah kandung maupun suami dari pelapor.

Sementara Hariyanto SH berharap penegak hukum serius menangani laporan ini. Karena bila tak ditangani dengan serius pihaknya akan melakukan langkah-langkah hukum lainnya guna memperjuangkan hak-hak hukum pelapor.

Di sisi lain Kabubdit IV Renakta Direskrimum Polda DIY, Budi S SH dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) yang disampaikan kepada pelapor mengungkapkan, laporan pelapor berupa menyembunyikan orang yang belum dewasa telah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Untuk perkembangan selanjutnya akan segera diberitahukan kepada pelapor.

Dari laporan tersebut, hingga saat ini pihak terlapor belum memberikan tanggapan apapun. Karena sampai sekarang pihak terlapor belum bisa ditemui karena tengah bekerja sebagai sopir material. (C-5)


Pin It on Pinterest

Read previous post:
Persiapan Sleman Menuju Porda DIY, KONI Amati Perkembangan Atlet

SLEMAN (HARIAN MERAPI) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sleman tengah mengamati kesiapan semua cabang olahraga yang akan turun

Close