PENGGUGAT CABUT GUGATAN-Sengketa PT MCG dengan PT KK Selesai


Kuasa hukum tergugat Kokok Sudan Sugijarto SH menujukkan jawaban atas gugatan penggugat. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Kuasa hukum tergugat Kokok Sudan Sugijarto SH menunjukkan jawaban atas gugatan penggugat. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Gugatan wanprestasi yang diajukan PT Mitra Cahaya Global (MCB) diwakili Dewi Astuty sebagai Direktur Utama di Jalan Dukuh Zambrut Blok I 17 No 82 Cimuning Bekasi terhadap tergugat I Direktur PT Kooc Kreasi (KK) Mrs Okta Kardinah Hariyanah dan tergugat II CEO Mr Olivier Lalmand beralamat di Jalan Imogiri Barat Km 5 Bangunharjo Sewon Bantul yang diajukan ke Pengadilan Negeri (PN) Bantul akhirnya selesai. Hal ini dikarenakan penggugat secara tiba-tiba mencabut gugatan saat proses persidangan mulai masuk ke pokok perkara.

“Setelah sidang masuk dalam agenda pembuktian, pihak penggugat mencabut gugatan. Sampai saat ini saya tidak mengetahui apa alasan pencabutan tersebut,” ujar H Kokok Sudan Sugijarto SH, kuasa hukum para tergugat kepada wartawan, Minggu (19/5).

Untuk itu, Kokok menganggap perkara tersebut tidak dilanjutkan. Sehingga diharapkan permasalahan yang terjadi selesai dengan jalan damai.
Seperti diketahui sebelumnya, awalnya PT Mitra Cahaya Global menawarkan barang-barang ke pihak PT Kooc Kreasi. Setelah melakukan kunjungan ke PT Mitra Cahaya Global, tergugat II bersama karyawan melakukan kunjungan ke PT lain yang menjadi mitra penggugat untuk melakukan perbandingan produk.

Selanjutnya pihak PT Mitra Cahaya Global diwakili penggugat datang langsung ke PT Kooc Kreasi untuk menawarkan produk chemical. Setelah itu pada 10 Januari 2017 PT Kooc Kreasi mengirim email ke penggugat untuk melakukan pre order (PO). Tetapi dari PO tersebut ada 7 PO yang belum dibayar para tergugat.
Atas PO yang belum dibayarkan para tergugat pihak penggugat sudah melakukan tagihan. Bahkan sudah setahun lebih tagihan belum diselesaikan mencapai Rp 395,8 juta.

Setelah itu penggugat mengajukan somasi kepada para tergugat untuk menyelesaikan masalah ini.Karena tak diindahkan maka penggugat menggugat para tergugat ke PN Bantul.

Tetapi kuasa hukum para tergugat menilai gugatan tidak terang, kabur dan isinya tidak jelas. Selain itu gugatan penggugat dinilai error in persona yakni dengan menjadikan CEO PT Kooc Kreasi sebagai tergugat II. Karena sejak perusahaan berdiri tahun 2010 tidak pernah memiliki CEO atau Direktur Utama. (C-5)>


Pin It on Pinterest

Read previous post:
BERDASAR PUTUSAN PIDANA PEMALSUAN SURAT0- Penggugat IMB SPBU Timoho Ajukan PK

YOGYA (MERAPI) - Penggugat pembatalan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) SPBU Timoho Yogyakarta, Eko Wibowo warga Griya Timoho Estate No B6

Close