DIDUGA LIBATKAN MANTAN LURAH TRIMULYO – Kasus Pembangunan Kios Segera Dilimpahkan

BANTUL (MERAPI) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantul segera melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi pembangunan kios di Desa Trimulyo Jetis Bantul dengan tersangka mantan Lurah Trimulyo, Mjn dan seorang Kadus Kembangsongo, Srt ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Yogyakarta.
“Akhir 2017 penanganan kasus telah selesai dari penyidikan ke penuntutan. Kami targetkan minggu ini kasusnya sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Yogyakarta,” ujar Kajari Bantul, Ketut Sumedana SH MH melalui Kasipidsus Gunawan Wisnu M SH MH kepada wartawan, Senin (8/1).
Disebutkan, kasus tersebut bermula saat para tersangka melakukan pembangunan kios dengan menggunakan tanah kas desa. Pembangunan tersebut dilakukan pada Juli sampai Desember 2012.
Padahal selama ini izin gubernur untuk pengelolaan tanah kas desa belum turun. Dalam pemanfaatan tanah kas desa harus melalui tahapan yakni berupa izin gubernur. Tetapi para tersangka nekat melakukan pembangunan tanpa izin dan menjual ke pihak lain.
Dalam proyek itu ada setidaknya 23 kios telah dibangun dan dijual. Bahkan uang penjualan kios tidak masuk ke kas desa tetapi diketahui dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi para pelaku.
Dari perbuatan para tersangka, negara dalam hal ini pemerintah desa telah dirugikan mencapai Rp 550 juta. Para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.
Penetapan tersangka sendiri telah dilakukan sekitar 3 bulan yang lalu. “Dalam kasus ini kedua tersangka tidak kami tahan karena kooperatif. Untuk persidangan nantinya kami telah siapkan 6 jaksa penuntut umum,” tegas Gunawan. (C-5)

Read previous post:
Kolam Renang Maut
Kolam Renang Maut

TEWASNYA dua bocah SD di kolam renang sebuah hotel berbintang di kawasan Mangkuyudan Yogya Rabu pekan lalu, mengundang keprihatinan mendalam.

Close