Panik Dikejar Warga, Duet Maling HP Jatuh dari Motor

KALASAN (HARIAN MERAPI) – Pura-pura hendak beli ponsel ternyata dua orang remaja, malah mencuri. Alhasil keduanya berhasil ditangkap di simpang empat Pelemsari Prambanan Sleman, Jumat (27/9 malam.

Kapolsek Kalasan Kompol Iman Santoso didampingi Kanit Reskrim Iptu Sutarno mengatakan, kedua tersangka yakni KR (21) Bramen, Jebukan, Klaten dan MR (32) warga Mudaltengah Klaten.

“Saat ini keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kita masih kembangkan apakah ada TKP lainnya,” beber Iman kepada wartawan, Senin (30/9).

Peristiwa itu bermula saat kedua tersangka datang ke konter ponsel milik Khomarudin (32) yang berada di Kersan, Tirtomartani, Kalasan, dengan sepeda motor. Tersangka KR duduk di motor, sedangkan MR masuk ke konter.

Setelah berada di dalam conter, tersangka meminta dilayani oleh pelayan konter dengan dalih akan membeli polsel. Tanpa menaruh curiga pelayan lantas memberikan dua polsel merek Oppo A1K dan merek Realme C2.

Setelah mendapatkan barang yang diinginkan, kepada pelayan konter, ponsel itu akan ditunjukkan pada temannya. Namun oleh keduanya pensel tersebut langsung dibawa kabur tersangka, dengan mengendarai sepeda motor.

“Saat kejadian pelayan konter sempat berteriak maling-maling. Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung melakukan pengejaran,” katanya.

Alhasil kedua tersangka berhasil tertangkap di simpang empat Pelemsari Prambanan, setelah motor yang dikendarai pelaku jatuh. Warga yang emosi dengan ulah tersangka langsung menghajar mereka.

Beruntung aksi main hakim berhasil dicegah oleh petugas Polsek Kalsan dan Prambanan yang sedang patroli di sekitar lokasi kejadian. Keduanya lantas digelandang ke Mapolsek Kalasan guna penyelidikan lebih lanjut.
“Selain memgamankan kedua pelaku, kita juga berhasil menyita dua ponsel dan sepeda motor milik tersangka. Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian Rp 3 juta,” beber Iman.

Sementara itu Iptu Sutarno menambahkan, dari hasil pemeriksaan modus pencurian yang dilakukan tersangka, yakni dengan mendatangi konter handphone milik korban. Lalu keduanya, berpura-pura akan membeli handpone.

“Saat karyawan korban memberikan ponselnya, kedua tersangka langsung membawa kabur dua unit ponsel tersebut menggunakan sepeda motor,” tandasnya.

Atas perbuatannya kedua tersangka ditahan di Mapolsek Kalasan guna proses penyidikan lebih lanjut. Keduanya dijerat Pasal 378 KUHP tentang penggelapan, dengan ancaman hukuman pidana penjara 5 tahun. (Shn)

Read previous post:
Kementan Minta Petani Bijak dalam Penggunaan Pestisida

JAKARTA (HARIAN MERAPI)- Pengunaan pestisida kimia di tingkat petani cukup memprihatinkan. Sebab, banyak petani yang menggunakan sarana produksi pembasmi hama

Close