BERUSAHA KENALKAN KEPADA MASYARAKAT- LBH Janoko Lakukan ‘Grand Launching’


Direktur LBH Janoko, Rico (kiri) didampingi Enji (tengah) memotong dan menyerahkan tumpeng ke salah satu advokat senior dalam grand launching LBH Janoko. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Direktur LBH Janoko, Rico (kiri) didampingi Enji (tengah) memotong dan menyerahkan tumpeng ke salah satu advokat senior dalam grand launching LBH Janoko. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

DEPOK (MERAPI) – Untuk mengenalkan dan mendekatkan diri kepada masyarakat, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Janoko melakukan grand launching di Cimol Resto Condongcatur Depok Sleman, Sabtu (6/7) malam. Kegiatan ini sekaligus silaturahmi Bhalawfirm dan LBH Janoko dengan organisasi advokat maupun LBH-LBH yang ada di DIY.

“Meskipun telah terbentuk hampir setahun tetapi kami baru melakukan grand launching hari ini,” ujar Direktur LBH Janoko, Rico Gilang Samudra SH kepada wartawan di sela-sela acara.

Disebutkan, LBH Janoko sendiri berdiri sejak 30 Agustus 2018. Meski masih sangat muda tetapi kiprah LBH Janoko terbilang luar biasa. Betapa tidak, di tahun 2018 berhasil menangani sebanyak 50 kasus.

Sedangkan untuk tahun 2019 ini telah menangani 27 kasus. Banyaknya kasus yang berhasil ditangani LBH Janoko karena semangat untuk membantu sesama. Apalagi LBH Janoko yang berarti jangan nolak perkara memiliki visi untuk siap membantu menangani setiap perkara yang telah dipercayakan.

Untuk itu ke depan LBH Janoko tak hanya menangani kasus atau perkara tetapi akan melakukan penyuluhan hukum ke daerah-daerah yang kurang memahami soal hukum. Sehingga diharapkan akan terjalin kerja sama antara masyarakat dan semua pihak yang peduli dengan persoalan hukum.

“Sebagai LBH baru kami memiliki program jangka panjang agar LBH Janoko segera terverifikasi dan diakui pemerintah. Kami tetap konsisten menggarap perkara yang masuk dan membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum dan penyuluhan hukum,” tegas Rico.

Sementara Pembina LBH Janoko yang juga Pimpinan Bhalawfirm, Enji Pusposugondo SH menyambut baik kehadiran lembaga bantuan hukum ini untuk ikut berkiprah dan memberikan kontribusi bagi masyarakat. Karena saat ini kehadiran bantuan hukum sangat dibutuhkan orang terutama kalangan orang yang tidak mampu.

“Untuk itu LBH Janoko diharapkan ikut andil dalam penegakan hukum di Indonesia khususnya bagi masyarakat di DIY. Apalagi LBH Janoko yang memiliki arti jangan menolak perkoro atau perkara sebagai bukti kalau kehadiran lembaga bantuan hukum terbuka bagi siapapun yang membutuhkan jasanya,” tegas Enji. (C-5)


Pin It on Pinterest

Read previous post:
ilustrasi
Sopir Ngantuk Berat, Mobil Terguling

BANTUL (MERAPI)-Mobil Datsun Go B-1692-GFU yang ditumpangi 8 pelajar asal Purbalingga terguling di Jalan Imogiri–Panggang Dusun Siluk Desa Selopamioro, Imogiri,

Close