POLISI PERIKSA REKAMAN CCTV-Perampok Pengusaha Kroto Masih Diburu

MERAPI-AMIN KUNTARI Polisi melakukan olah TKP pencurian dengan memeriksa mobil korban.
Polisi melakukan olah TKP pencurian dengan memeriksa mobil korban. (MERAPI-AMIN KUNTARI)

WATES (MERAPI) – Kasus pencurian uang di dalam mobil senilai lebih dari Rp 500 juta yang dialami Kusman (43), pengusaha kroto warga Suruhan, Karangsari, Pengasih, Rabu (20/3), hingga kini belum terungkap. Pihak Polres Kulonprogo masih memburu pelaku yang beraksi siang hari di seputaran palang pintu perlintasan kereta api sisi barat (Teteg Kulon) tersebut.

Kapolsek Wates, Kompol Suwantah menyampaikan, kasus pencurian yang dialami Kusman ditangani penyidik Polsek Wates bersama petugas Satreskrim Polres Kulonprogo. Penyelidikan masih dilakukan dengan mengumpulkan bukti dan keterangan dari berbagai pihak terkait.

“Pendalaman terus dilakukan. Saat ini kami juga masih menghimpun berbagai petunjuk yang bisa digunakan untuk mengungkap kasus tersebut,” kata Kompol Suwantah saat dihubungi, Kamis (21/3).

Dijelaskannya, setelah kejadian itu polisi sudah memeriksa korban, Kusman (43) serta melakukan identifikasi terhadap unit mobil Pajero Sport AB 605 IH miliknya, terutama untuk mencari sidik jari pelaku yang kemungkinan tertinggal di bagian pintu mobil. Selain itu, polisi dikabarkan juga telah mengantongi rekaman video dari kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik.

Senada dengan Kompol Suwantah, Kasatreskrim Polres Kulonprogo, AKP Ngadi juga menyampaikan jajarannya masih berupaya melakukan pencermatan terhadap rekaman CCTV. Menurutnya, kasus tersebut tidak bisa diungkap dengan segera karena ada kendala-kendala yang dihadapi polisi. Bahkan sampai saat ini, belum ada petunjuk yang bisa mengarah pada pengungkapan identitas pelaku.

“Tapi kami optimis kasus ini bisa terungkap,” tegasnya.

Sementara Kapolres Kulonprogo AKBP Anggara Nasution meminta agar masyarakat lebih berhati-hati terutama saat membawa barang berharga. Sebab, penggembosan ban kendaraan merupakan modus konvensional dalam tindak kejahatan pencurian. AKBP Anggara menyayangkan tindakan Kusman yang dinilai terlalu percaya diri mengambil uang seorang diri dan membawanya pulang tanpa pengawalan petugas keamanan.

“Kami imbau masyarakat untuk meminta pengawalan dari petugas keamanan bank atau polisi jika membawa uang dalam jumlah banyak,” ujarnya.

Pernyataan resmi dari polisi terkait kasus ini sekaligus meluruskan kabar yang beredar di media sosial tentang penangkapan pelaku pencurian uang Rp 500 juta milik Kusman. AKBP Angara memastikan, kabar tersebut adalah hoaks atau bohong. (Unt)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Jukir Liar Berkeliaran, Dishub Sukoharjo Lakukan Penertiban

SUKOHARJO (MERAPI) - Pelanggaran tempat dan tarif parkir kendaraan masih ditemukan tidak hanya di Kecamatan Sukoharjo Kota saja namun juga

Close