Diduga Mabuk Miras, Sopir Ngebut Tewaskan Penumpang

Ilustrasi kecelakaan maut di Jalan Parangtritis Bantul.
Ilustrasi kecelakaan maut di Jalan Parangtritis Bantul.

BANTUL (MERAPI) – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Parangtritis Duwuran Parangtiris Kretek Bantul, Jumat (16/2) dinihari. Sebuah mobil Suzuki Carry bak terbuka atau pikup AB 8230 XA yang membawa lima penumpang melaju dengan kecepatan tinggi menabrak rumah milik Subandi warga di sisi barat jalan. Akibat peristiwa tersebut, Wahyu Santoso (36) warga Klaci Margoluwih Seyegan Sleman yang duduk di bak bagian belakang meninggal dunia setelah mengalami cedera berat di bagian kepala.

Kasat Lantas Polres Bantul AKP Imam Bukhori SIK SH didampingi Kepala Unit Kecelakaan Sat Lantas Polres Bantul, Ipda Moelyanto SH mengatakan, sebelum musibah terjadi mobil yang dikemudikan Giyoto (42), warga Klangkapan Margoluwih Seyegan Sleman melalui dari arah Pantai Parangtriris menuju Yogyakarta atau dari selatan ke utara. Karena jalanan sepi, pagi itu mobil melaju dengan kecepatan maksimal.

Imam mengatakan, peristiwa mengenaskan itu bermula ketika mobil bak terbuka dengan penumpang lima orang berjalan dengan kecepatan tinggi. Setelah sampai di lokasi kejadian mobil kehilangan kendali dan langsung menerjang rumah di barat jalan. Benturan keras mengakibatkan tembok rumah jebol seketika. Tidak hanya itu, sopir mobil juga tergencet kemudi hingga kaki kanannya patah.

Akibat tabrakan tersebut, mobil dan rumah mengalami rusak parah. Imam menjelaskan, salah satu penumpang lainnya juga mengalami luka cukup parah di bagian kepala. Dijelaskan peristiwa tersebut diduga akibat sopir bus kurang menguasai medan jalan yang lokasinya di selatan TPR Parangtiris itu.

“Jalan di lokasi terjadinya kecelakaan agak melambung, sehingga dari arah Parangtritis memang agak menikung,” ujar Imam.

Polisi masih menelusuri apakah sopir tersebut terpengaruh minuman beralkohol saat mengemudikan mobil. “Kami belum bisa pastikan, ada enggaknya pengaruh miras, namun kemungkinan ke arah itu memang ada,” ujarnya.

Imam merinci penumpang mobil terdiri atas Tentrem Muhadi (44) warga Klangkapan Margoluwih, Seyegan, Slema, Tugiyono(40) warga Klinyo, Seyegan Sleman, Eko Prasetyo (26), warga Klangkapan I, Margoluwih, Seyegan, Sleman serta Budi Santoso, (38) warga Ngaglik, Sumberagung, Moyudan, Sleman. <B>(Roy)<P>

Read previous post:
Koramil Gondokusuman Latih Berbaris Siswa SMAN 9 Yogya

  GUNA meningkatkan sekaligus melatih kedisiplinan generasi muda sejak dini, jajaran Koramil 03/Gondokusuman Kodim 0734/Yogyakarta memberikan pelatihan Peraturan Baris berbaris

Close