MAJELIS SUBBANUL MUSLIMIN – Ajak Generasi Muda Jauhi Narkoba

Santunan anak yatim piatu oleh Majelis Subbanul Muslimin dan Takmir Masjid An Nur Mertosanan Wetan
Santunan anak yatim piatu oleh Majelis Subbanul Muslimin dan Takmir Masjid An Nur Mertosanan Wetan

BANTUL (MERAPI) – Maraknya aksi kejahatan atau kriminalitas yang melibatkan generasi muda menjadi keprihatinan banyak pihak. Sehingga upaya pencegahan harus terus dilakukan agar jangan sampai anak muda terjerumus ke hal-hal negatif, salah satunya narkoba yang dapat merusak generasi bangsa.

“Untuk itu kami sengaja membentuk Majelis Subbanul Muslimin sebagai wadah anak muda agar terhindar dari perbuatan negatif,” ujar Bripka Agung Noviantoro SH, anggota Polda DIY sekaligus Pendiri Majelis Subbanul Muslimin di sela-sela pengajian peresmian remaja masjid An Nur Resmanata dan santunan anak yatim piatu di halaman SD Salakan II Dusun Mertosanan Wetan Potorono Banguntapan Bantul, Minggu (28/1) malam.

Untuk itu sejak 4 tahun lalu, Bripka Agung yang dikenal sebagai polisi yang pernah mendapat penghargaan Kapolda DIY ini berhasil mendirikan Majelis Subbanul Muslimin di kampungnya Mertosanan Wetan. Hingga kini majelis salawat Subbanul Muslimin telah memiliki anggota atau jemaah mencapai 100 orang yang tersebar dari berbagai wilayah di Banguntapan.

Bahkan ia juga menggandeng anak muda yang suka berkelahi. Salah satunya dengan mendirikan dojo tarung bebas untuk menyalurkan bakat adu ketangkasan tersebut. Selain menjadi ajang berdakwah amar makruf nahi mungkar kegiatan kali ini sebagai bentuk kepedulian kepada anak yatim piatu.

“Meski sibuk dengan tugas dinas, saya berusaha mengarahkan generasi muda menuju kebaikan, terutama menjauhi narkoba. Kegiatan positif dengan inovatif selalu saya lakukan agar anak anak muda terutama yang tergabung di majelis Subbanul Muslimin ini tidak terjebak pada kegiatan negatif yang merugikan diri sendiri maupun masyarakat,” terang Agung yang juga sebagai penanggung jawab acara.

Sementara Ketua Takmir Masjid An Nur, Drs Warsito didampingi Kadus Tri Winarto menyambut baik langkah Majelis Subbanul Muslimin dan Generasi Muda Mertosanan Wetan dalam membentuk remaja masjid Resmanata dan penyantunan anak yatim piatu. “Keberadaan remaja masjid diharapkan dapat bersama-sama dalam memakmurkan masjid,” ungkap Warsito.

Puncak acara kegiatan tersebut disampaikan tausiyah KH Mustangin dari Sindet Trimulyo Jetis Bantul. Masjid yang berdiri pascagempa bumi 2006 silam, kini sudah mempunyai banyak jemaah baik dari lingkungan warga sekitar maupun dari warga lain. Dalam hal kegiatan beribadah, dalam setiap sebulan sekali ta’mir masjid mengadakan pengajian rutin. (C-5)

Read previous post:
Perwakilan pedagang memberikan keterangan pers usai mendaftarkan gugatan ke pengadilan
DAMPAK PENGGUSURAN – Pedagang Sarkem Tuntut Ganti Rugi Rp 101 M

YOGYA (MERAPI) - Sebanyak 26 Pedagang Pasar Kembang (Sarkem) Kota Yogyakarta menggugat PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Pemerintah Kota (Pemkot)

Close