PENIPUAN BERKEDOK TARIK UANG GAIB – Terdakwa Mengaku Juga Kena Tipu

Terdakwa saat memberi keterangan di persidangan PN Bantul
Terdakwa saat memberi keterangan di persidangan PN Bantul

BANTUL (MERAPI) – Terdakwa dukun penarik uang gaib, Ksm (52), warga Panjangjiwo Patalan Jetis Bantul mengaku kena tipu pedagang sapi di Nganjuk Jawa Timur saat hendak membeli sapi. Dengan alasan itu ritual tak dilakukan dan uang gaib tak bisa diambil karena syarat tak lengkap.

Dengan alasan itu terdakwa mengelak telah melakukan penipuan. Karena sejak awal perjanjian terdakwa dengan saksi korban adalah pinjam meminjam. “Setelah menerima uang pinjaman dari Subagyo Rp 60 juta, saya pergi ke Nganjuk dengan naik bus untuk membeli sapi. Tetapi setelah bertemu penjual uang untuk bayar sapi sudah saya serahkan tetapi orangnya tak kembali,” ungkap terdakwa dalam pemeriksaan yang dipimpin hakim Agung Sulistiyono SH SSos MHum dengan jaksa Rr Shinta Ayu Dewi SH di PN Bantul, Rabu (24/1).

Bahkan disebutkan, karena tak memiliki uang setelah kena tipu terdakwa pun terpaksa pulang ke Bantul dengan jalan kaki. Untuk perjalanan dari Nganjuk ke Bantul dengan jalan kaki memakan waktu sekitar 25 hari.

Dalam keterangannya, terdakwa juga menolak sebagian besar keterangan dalam BAP yang dibuat dengan penyidik. Seperti dalam BAP disebutkan, setelah terdakwa menerima uang dari saksi korban terdakwa melakukan ritual menarik uang gaib. Tetapi terdakwa menerangkan tak ada ritual lagi setelah penerimaan uang karena syarat ritual berupa 3 pasang sapi tak ada.

Selain itu inisiatif untuk menarik uang gaib bukan datang dari terdakwa melainkan dari saksi korban dan kedua temannya. Sehingga sebagai syarat menarik uang gaib harus menggunakan sarana berupa 3 pasang sapi dengan harga Rp 10 juta per ekor. Untuk membeli 3 pasang sapi atau 6 ekor sapi dibutuhkan dana Rp 60 juta.

Untuk itu terdakwa sengaja datang ke rumah saksi korban meminjam uang tersebut. Dari situlah saksi korban bersedia meminjami uang untuk membeli sapi. Tetapi ternyata saat membeli sapi terdakwa kena tipu pedagang sapi di Nganjuk Jawa Timur. (C-5)

Read previous post:
Barang bukti motor yang digunakan kedua pelajar untuk menjambret mahasiswi diamankan polisi
Pelajar SMP Jadi Penjambret – Lolos dari kejaran warga, 2 pelaku tak bisa menghindar dari sergapan polisi

GONDOKUSUMAN (MERAPI) - Dua orang pelajar, Bw (18) siswa SMA warga Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul dan Jm (14) siswa SMP warga Papringan,

Close