TUNTUTAN JAKSA DIANGGAP TERLALU TINGGI – Pengoplos Air Mineral Minta Didenda Rp 5 Juta

Terdakwa saat mendengarkan pembacaan pledoi penasihat hukumnya
Terdakwa saat mendengarkan pembacaan pledoi penasihat hukumnya

BANTUL (MERAPI) – Pengusaha pengoplos Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), KB bin Sukarjo (45) warga Kowang DK Puton RT 009 Trimulyo Jetis Bantul mengakui kesalahan telah mengoplos AMDK. Untuk itu terdakwa meminta agar diberikan hukuman denda Rp 5 juta subsider 6 bulan kurungan.

Karena sebelumnya jaksa penuntut umum (JPU) Dany P Febriyanto SH telah menuntut dengan denda Rp 30 juta subsider 6 bulan kurungan. Penuntut umum menyatakan terdakwa telah melanggar pasal 142 jo pasal 91 ayat (1) UU RI No 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

“Kami menilai denda tersebut masih tinggi. Untuk itu kami meminta didenda Rp 5 juta dan siap untuk membayar,” ujar Bayu Srijaya SH dan Romi Triawan SH selaku penasihat hukum terdakwa dalam sidang yang dipimpin hakim Agus Supriyono SH dengan anggota Rajendra SH di PN Bantul, Selasa (23/1).

Selain itu, kata penasihat hukum, terdakwa tak memiliki niat melakukan kejahatan. Karena hasil produksi AMDK milik terdakwa tak pernah ada komplain dari konsumen. Bahkan pencampuran dengan air sumur tak berbahaya dan tak ada larangan.

“Selain itu kami minta agar barang bukti yang disita jangan dimusnahkan. Karena alat-alat tersebut dapat digunakan kembali untuk usaha,” lanjut Bayu menegaskan.

Semula terdakwa telah memproduksi AMDK dengan label Hexahaq yang diproduksi CV Tirta Bening Sumber Alami di Dusun Bebekan Sandeyan Srimulyo Piyungan Bantul dengan kapasitas produksi 5.700 liter perhari atau 300 galon perhari.

Karena kendala pengiriman bahan baku air dari CV Tirta Jaya terbatas sehingga untuk memenuhi kuota permintaan dari konsumen sebanyak 300 galon maka CV Tirta Bening Sumber Alami atas sepengetahuan terdakwa mencampur air sumur untuk memenuhi kuota tersebut. Persentase campuran air yang digunakan sebagai bahan baku AMDK tersebut yakni 10% air sumur dan 90% air dari CV Tirta Jaya. (C-5)

Read previous post:
Guru MTS Bener menunjukkan surat yang diduga palsu
SASARAN WALI MURID – Dijanjikan Beasiswa, Puluhan Juta Rupiah Raib

PURWOREJO (MERAPI) - Sedikitnya empat wali murid MTS Negeri Bener Kabupaten Purworejo menjadi korban penipuan berkedok iming-iming beasiswa. Mereka mentransfer uang

Close