PELAKU MENGAKU ALAMI GANGGUAN JIWA – Ditinggal Istri Kerja, Cabuli Anak Kandung

Tersangka dikawal petugas kepolisian
Tersangka dikawal petugas kepolisian

TEMANGGUNG (MERAPI) – Ris (39) warga Dusun Pingit Desa Pingit Kecamatan Pringsurat Temanggung dilaporkan warga karena diduga menyetubuhi anak gadisnya yang masih di bawah umur hingga hamil. Ia kini ditahan Kepolisian Resort Temanggung menunggu proses disidangkan.

Kasubag Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti mengatakan, awal Januari 2018 warga Dusun Winong mencurigai kondisi perut putri Ris yang hamil sekitar 7 bulan. Padahal yang bersangkutan belum bersuami dan selama ini tidak punya kekasih atau pria dekat.

“Warga menanyakan pada korban dan mengaku disetubuhi oleh ayah kandungnya,” katanya, Kamis (18/1).
Warga kemudian melapor kepada kepolisian tentang kasus tersebut dan ditindaklanjuti dengan diamankannya Ris untuk dimintai keterangan. Ris mengaku menyetubuhi anaknya karena dorongan nafsu akibat ditinggal kerja istrinya di Semarang.

“Ris juga mengaku menderita kelainan jiwa akibat kecelakaan, tetapi setelah diperiksa dokter jiwa ternyata normal, sehingga bisa dilanjutkan proses hukumnya,” katanya.

Tersangka dijerat Pasal 76 ayat d KUHP juncto pasal 81 UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan hukuman maksimal 15 tahun ditambah 1/3 hukuman karena merupakan ayah kandung.

Tersangka Ris mengatakan mencabuli anak kandungnya tiga kali pada bulan Ramadan lalu. “Pencabulan itu di rumah saat istri tidak ada,” katanya. (Osy)

Read previous post:
Jajaran pejabat Pemkab Karanganyar mengunjungi Rina Iriani (tengah) di LP Wanita Kelas IIA Bulu, Semarang, beberapa waktu lalu
MENYUSUL DIKABULKANNYA PK – Rina Ajukan Pembebasan Bersyarat

KARANGANYAR (KR)- Terpidana kasus korupsi Griya Lawu Asri (GLA) Rina Iriani Sri Ratnaningsih mengajukan pembebasan bersyarat. Dikabulkannya peninjauan kembali (PK) kasusnya

Close